Hermus Indou: Penentuan Kemenangan Bukan Dari Medsos, Fokus Kawal TPS  1 IMG 20201129 WA0041
HEBO bersama masyarakat SP 2, distrik Prafi, kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat [sus]
Politik

Hermus Indou: Penentuan Kemenangan Bukan Dari Medsos, Fokus Kawal TPS 

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, BeritaAktual.co Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan, penentuan kemenangan bukan dilihat dari grafik yang ada di media sosial (medsos) tetapi fokus menguatkan basis dan mengawal tempat pemungutan suara (tps), agar tidak terjadi kecurangan. 

Ini disampaikan Hermus saat ia bersama calon wakil bupati, Edi Budoyo mengadakan tatap muka bersama masyarakat SP 2, distrik Prafi, kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Kamis 26/11/2020. 

“Saya ingatkan agar masyarakat tidak perlu saling serang di medsos, yang jelas berdebat di medsos baik facebook, instagram dengan menampilkan baliho baliho, HEBO nomor 2 tidak akan menang, tetap kuatkan basis HEBO dan raih kemenangan,” tuturnya saat kampanye di Prafi. 

Dikatakan Hermus, masyarakat yang menyuarakan mendukung HEBO harus sepakat untuk memenangkan kandidat nomor urut 2 ini, baik di setiap TPS yang ada terutama relawan, dan saksi. Tak terlepas masyarakat harus turut serta menjaga TPS, agar tidak ada indikasi kecurangan. 

“Jadi stop bicara banyak di facebook” fokus kawal TPS, agar kita menang,” serunya. 

Hermus juga meminta agar para relawan, jangan lupa menyampaikan visi dan misi HEBO agar masyarakat dapat memahami secara jelas. Tim kerja juga harus saling merangkul, dan bagi mereka yang baru bergabung, jangan ada perpecahan antara tim kerja namun harus kuat dengan kebersamaan agar kemenangan HEBO semakin nyata, karena kemenangan HEBO ditentukan oleh tim. 

“Semua bekerja kompak agar visi dan misi HEBO menang, mari kita berjuang bersama-sama. Ingat, jika ada yang datang minta E-KTP untuk dikumpul, masyarakat jangan mau, harus berhati-hati jangan sampai disalahgunakan KTP nya. Karena bagi yang ber E-KTP Manokwari, tidak masuk dalam DPT, tapi biasanya setelah jam 12 siang itu ada surat suara tambahan, maka bisa mendapatkan haknya untuk mencoblos menggunakan E-KTP,” terang mantan Ketua KNPI Papua Barat dua periode ini. [sus]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.