AFU Klaim Raih Suara 90 Persen di Pilkada Raja Ampat 1 IMG 20201209 170243 434
Calon Bupati kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati bersama istri usai melakukan pencobloasan di TPS 06 kelurahan Sapardanco, distrik Waisai kota. Rabu pagi, 9 Desember 2020. [Foto: Jersy]
Politik

AFU Klaim Raih Suara 90 Persen di Pilkada Raja Ampat

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

RAJA AMPAT, BeritaAktual.co –  Calon Bupati kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) mengklaim jika dirinya bersama pasangannya wakil bupati, Oridek Burdam (ORI) akan meraih suara di atas sembilan puluh persen. Ini sebagaimana disampaikan AFU usai dirinya bersama istri melaksanakan pencoblosan di TPS 06 kelurahan Sapardanco, distrik Waisai kota. Rabu pagi, 9 Desember 2020.

Dikatakan AFU, sebagai manusia yang percaya akan kebesaran Tuhan harus yakin bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam menentukan sebuah ketentuan dan keputusannya. 

“Hari ini, sebagai paslon tunggal tentunya saya sangat yakin jika Tuhan pasti utus manusia untuk memimpin manusia. Saya klaim kami (AFU-ORI) akan raih suara 80 hingga 90 persen,”kata AFU usai pencoblosan. 

Seperti layaknya pemilih yang lain, sebelum pencoblosan AFU bersama istri nampak ikut mengantri dengan warga kota Waisa lainnyai. Terlihat juga warga yang menyalurkan hak suaranya harus mentaati protokol kesehatan dalam masa pandemi, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

Salah satu warga Waisai, Mina Mambrasar mengungkapkan perasaan senangnya bisa menyalurkan hak pilihnya di pilkada. Kata Mina, saat ia berada di TPS ia menentukan pilihannya tanpa adanya paksaan apapun dan dari siapapun. 

“Ya senang saja. Pokoknya tidak ada paksaan apapun, pilihan saya ini dari hati. Semoga hasilnya memuaskan dan menyenangkan semua masyarakat di raja ampat,” ujarnya. 

Senada, warga waisai lainnya Yuliana mengatakan, selain sebagai warga indonesia yang taat, ia menyalurkan hak pilihnya karena ia ingin hak hak suaminya sebagai guru bisa di perhatikan, 

“Suami saya guru, semoga hak haknya bisa diperhatikan, misalnya tunjangan-tunjangan itu harus lancar kah, karena kami ini sebagai ibu rumah tangga jadi tunjangan suami sangat kami butuhkan untuk mendukung kebutuhan keluarga,” bebernya. 

Sejak Rabu pagi tadi, sekira 36.804 (tiga puluh enam juta delapan ratus empat) warga kabupaten raja ampat mendatangi TPS untuk menyalurkan hak pilihnya. Seperti di TPS 06 kelurahan Sapardanco, distrik Waisai kota sebelum masuk TPS, pemilih harus mengantri guna menghindari kerumunan sebelum mencoblos. Warga juga diwajibkan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan petugas KPPS. Meski di tengah pandemi covid-19, warga raja ampat tetap antusias mengikuti pilkada bersama calon bupati. 

Banyak harapan dan doa terselip di sana, raja ampat telah memilih, semoga kedepan kabupaten dengan jargon bahari ini semakin maju dan sejahtera. [jer]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.