
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Mendukung dan mensukseskan program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menganggarkan dana sebesar Rp20.000.000.000,- (dua puluh miliar rupiah). Anggaran tersebut adalah dana yang disiapkan dari masing-masing kabupaten dan kota di Papua Barat Daya.
“Masing-masing kabupaten kota ada yang sudah siapkan dua miliar dan ada yang sepuluh miliar, jadi yang sudah tersedia 20 miliar,” kata Gubernur Musa’ad dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Kepala Daerah dan Forkopimda se-Provinsi Papua Barat Daya di Hotel Rylich Panorama, Selasa (14/1/2025).
Pj Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad menyampaikan, program MBG pemerintah memastikan bahwa setiap anak di Indonesia mendapatkan asupan gizi yang memadai. Melalui kolaborasi semua pihak diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya sehat, tetapi juga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
Dikatakan Gubernur, pemberian makan bergizi gratis ini udah dilakukan di berapa tempat di Papua Barat daya seperti di pulau Doom dan kabupaten Sorong, sehingga perlu dilakukan rapat koordinasi kerjasama program nasional MBG dapat menjangkau di seluruh Papua Barat daya.

“Rakor ini dihadiri semua pimpinan OPD untuk siap bersama mensukseskan program MBG ini, karena pelaksanaan program membutuhkan tenaga, ide dan gagasan sehingga berkolaborasi dari semua pihak menjadi penting,” ujar Musa’ad.
Lanjut Gubernur, ada beberapa hal yang disepakati dalam rapat koordinasi, yakni pemerintah Provinsi Papua Barat Daya siap melaksanakan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Provinsi Papua Barat Daya. Kemudian kelompok sasaran yang sudah ditetapkan, seperti bayi, dibawah lima tahun (balita), anak sekolah mulai dari PAUD sampai SMA/SMK, ibu hamil hingga Ibu menyusui akan menerima Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Rapat ini juga guna mengantisipasi kebutuhan yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi standar gizi dari asupan makanan yang disiapkan kepada banyak orang,” pungkas Musa’ad sembari berharap program makan bergizi bisa menjadi dorongan pengungkit yang lebih signifikan untuk mampu mensupport mencerdaskan anak-anak di Indonesia khususnya Papua Barat Daya.
Usai pemaparan, dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara. (Mar)






