
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pelatih kepala SSB Bola Mania Mulyono Geroda mengakui bahwa kondisi fisik pemain tim SBB Mania tidak maksimal menjadi kendala utama timnya dalam dua laga awal.
Dikatakan, kondisi fisik ini terjadi lantaran pemain yang kelelahan akibat berpuasa menjadi faktor utama hasil imbang yang diraih SSB Bola Mania saat menghadapi Persisos Sorong Selatan dalam laga kedua Grup B Liga 4 Regional Papua Barat Daya. Minggu (6/4/2025),
“Kita dua pertandingan hasilnya seri. Anak-anak memang kelelahan. Sebagian besar pemain sedang berpuasa dan itu sangat mempengaruhi stamina mereka. Bahkan hari ini tiga pemain inti tidak bisa dimainkan karena alasan kesehatan dan keluarga,” ujar Mulyono.
Menurut Mulyono, pihaknya memang menargetkan hasil imbang dalam pertandingan ini, sebagai bagian dari strategi rotasi pemain dan pengaturan stamina.

“Kita targetkan satu poin di laga ini karena di dua pertandingan terakhir kita akan all-out. Jadi ini bagian dari penyesuaian ritme dan kondisi anak-anak,” terangnya.
Hal senada disampaikan sang pelatih, kapten tim SSB Bola Mania Hijamuddin Alaniki menyatakan bahwa hasil imbang ini bukan hanya karena penampilan individu, tetapi kerja sama tim secara keseluruhan.
“Bukan saya yang bermain baik, tapi seluruh tim yang solid. Memang ada beberapa teman yang tidak tampil 100 persen hari ini. Tapi kami optimistis di pertandingan ketiga dan keempat nanti, kami akan tampil maksimal dan meraih poin penuh,” ujar Hijamuddin.
Dengan hasil ini, SSB Bola Mania untuk sementara memuncaki klasemen Grup B dengan dua poin dari dua laga, sementara Persisos Sorong Selatan berada di dasar klasemen.
Untuk diketahui, Laga kedua Grup B Liga 4 Regional Papua Barat Daya pada Minggu (6/4/2025), SSB Bola Mania menghadapi Persisos Sorong Selatan. Kedua tim kesebelasan ini harus puas dengan berbagi angka akhir 1-1. (Mar)







