
Penyerahan SK CPNS lingkup Pemkot Ambon, yang berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka, Senin (2/6/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus dimaknai sebagai komitmen pengabdian jangka panjang kepada Kota Ambon, dan tidak mengajukan mutasi.
Demikian disampaikan Wali Kota dalam sambutannya, saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 914 CPNS, di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang lulus seleksi tahun 2024. Penyerahan SK CPNS ini berlangsung, di Tribun Lapangan Merdeka Ambon, Senin (2/6/2025).
“Minimal saudara mengabdi di Kota Ambon selama 10 tahun. Jangan baru satu atau dua tahun sudah ajukan mutasi atau pindah. Pemerintah Kota Ambon tidak akan mengizinkan hal itu terjadi,” tegas Wali Kota.
Wali Kota berharap, dengan penambahan 914 CPNS ini, dapat memperkuat kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan publik, dan mendorong pembangunan Kota Ambon ke arah yang lebih maju lagi.
“Saya berharap, CPNS yang baru diangkat untuk bisa menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan loyalitas,” ucap Wali Kota.
Dia menyebut, pengangkatan ini harus dimaknai sebagai komitmen pengabdian jangka panjang kepada Kota Ambon, dan tidak mengajukan mutasi.
“Minimal saudara mengabdi di Kota Ambon selama 10 tahun. Jangan baru satu atau dua tahun sudah ajukan mutasi atau pindah. Pemerintah Kota Ambon tidak akan mengizinkan hal itu terjadi,” tegas Wali Kota.
Untuk itu, Wali Kota meminta, CPNS yang berasal dari luar daerah untuk segera menyesuaikan diri, termasuk mengurus tempat tinggal, dan kepindahan administrasi kependudukan ke Kota Ambon.
“Segera cari kos-kosan, siapkan tempat tinggal, dan urus KTP Ambon. Ini bagian dari tanggung jawab sebagai ASN, di lingkup Pemerintah Kota Ambon,” sebut dia.
Wali Kota juga menekan, tentang pentingnya peran CPNS dalam mendukung visi dan misi, serta program prioritas Pemerintah Kota Ambon.
Dia lantas mengingatkan, agar seluruh CPNS memahami dan mematuhi aturan yang berlaku, baik secara nasional maupun di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat dimana mereka bertugas.
“Saya minta para pimpinan OPD, untuk membimbing dan membantu mereka menyesuaikan diri. Jangan ada yang diperlakukan tidak layak. Mereka adalah bagian dari kita,” pungkasnya.
Wali Kota juga mengaku, jika sarana kerja seperti meja dan ruangan belum sepenuhnya mencukupi. Namun dia meminta seluruh pihak menunjukkan kreativitas, untuk memastikan semua pegawai dapat bekerja secara layak.
“Kita akan upayakan terus perbaikan. Tapi sementara ini, sesuaikan dengan kondisi yang ada,” kata dia.







