Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Kadinkes Ambon Tepis Isu Soal Keterlambatan Pembayaran TPP

Rudy Rabu, 13 Agustus 2025 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20250813-WA0001

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Drg. Wendy Pelupessy.

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon, Drg. Wendy Pelupessy akhirnya angkat bicara, dan menepis isu keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kontrak kesehatan.

Dia bahkan memastikan, hak-hak tenaga kontrak kesehatan berupa kekurangan Tunjangan Khusus Daerah (TKD), dan TPP akan tetap dibayarkan sesuai regulasi.

“Untuk hak-hak pegawai wajib kami bayarkan, mungkin agak tertunda. Tetapi Kami tidak pernah menyampaikan untuk mengikhlaskan. Semua sesuai regulasi, untuk tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegas Pelupessy kepada wartawan, di Ambon, Rabu (13/8/2025).

Dia lalu membeberkan awal mula pengangkatan tenaga kontrak. Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19, karena adanya kekurangan tenaga medis di Puskesmas, untuk tenaga dokter, apoteker, dan analis, maka pihaknya mengambil langkah untuk perekrutan tenaga kontrak kesehatan.

Dia menyebut, gaji tenaga kontrak ini disesuaikan dengan UMR Kota Ambon pada saat pengangkatan sebesar Rp 2.640.000, dan ditambah dengan TKD karena kelangkaan tenaga.

“Pada saat pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), beberapa dokter kontrak kemudian diangkat sebagai PPPK, dan TPP dapat dibayarkan setelah satu tahun bekerja berdasarkan TMT (Terhitung Masa Tugas), dan mereka akan menerima TPP pada bulan Mei 2025,” ujar Pelupessy.

Pelupessy mengaku, saat ini sedang dilakukan proses administrasi, untuk pemenuhan hak-hak pegawai tersebut. Pelupessy bahkan telah meminta Kasubag Keuangan dan Bendahara Dinkes Ambon, untuk mencek kembali kekurangan TKD, sebelum nantinya mereka menerima TPP.

“Memang ada kekurangan TKD yang belum dibayarkan. Kami telah melakukan pertemuan dengan para pegawai beberapa bulan yang lalu, dan meminta untuk melengkapi administrasi, yaitu absensi kehadiran untuk diproses pembayaran kekurangan sesuai regulasi yang berlaku,” imbuhnya.

Pelupessy mengaku, saat ini permintaan pembayaran telah disampaikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon dan sementara diproses, sehingga diharapkan dalam minggu ini para pegawai tersebut sudah bisa menerima hak-haknya tersebut.

“Untuk mekanisme pencairan keuangan di Dinkes, Surat Perintah Membayar (SPM) diserahkan oleh Bendahara Dinkes ke BPKAD, selanjutnya dari BPKAD menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), kemudian pemindahbukuan dari rekening Dinkes ke bank, dan dari bank disalurkan ke rekening masing-masing penerima TPP melalui transfer online. Semua menggunakan non tunai,” tandas Pelupessy.

Tentang penulis

Kadinkes Ambon Tepis Isu Soal Keterlambatan Pembayaran TPP 1 mystery

Rudy

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: FJPI Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Profesionalisme Ditengah Tantangan Media Yang Kian Dinamis
Next: Satgas PBD Masih Tindaklanjuti Temuan Belatung di MBG Kabsor

Related News

20260717_212023
  • Daerah

Gubernur Elisa Kambu : Gemira harus Memperkuat Sinergi Dan Mendukung Pembangunan Di Papua Barat Daya 

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
IMG-20260718-WA0010
  • Daerah

Pendataan Digitalisasi Bansos Capai 23.414 KK, Lekransy Apresiasi Dedikasi 524 Agen

Q Sabtu, 18 Juli 2026
image_search_1784336144048~2
  • Daerah

Halimun Desak Perbaikan Kerusakan Ruas Jalan Piru–Loki Tak Ditunda

Q Sabtu, 18 Juli 2026

Berita lainnya

20260718_165244
Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura PBD menyalurkan bantuan Korban Kebakaran di Klademak ll kota sorong di Kelurahan Klaligi dan Kelurahan Malawei,(foto/Mar)
  • Metro

Wujud Solidaritas, Ikatan Alumni Hollandia Jayapura PBD Beri Bantuan Korban Kebakaran Klaligi Dan Malawei

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
20260717_212023
  • Metro

Gubernur Elisa Kambu : Gemira Harus kuat Sinergi Dan Dukung Pembangunan Di Papua Barat Daya 

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
20260717_212023
  • Daerah

Gubernur Elisa Kambu : Gemira harus Memperkuat Sinergi Dan Mendukung Pembangunan Di Papua Barat Daya 

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
IMG-20260718-WA0010
  • Daerah

Pendataan Digitalisasi Bansos Capai 23.414 KK, Lekransy Apresiasi Dedikasi 524 Agen

Q Sabtu, 18 Juli 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d