
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat memimpin apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (15/9/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena meminta para bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, untuk bekerja lebih profesional, sembari mengancam akan mengganti bendahara yang dianggap lamban, atau tidak mampu menuntaskan tugasnya.
“Bendahara yang tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik, lambat mempersiapkan SPJ, akan segera diganti,” tegas Wali Kota kepada wartawan, di Ambon, Selasa (16/9/2025).
Wali Kota kembali mengingatkan seluruh pimpinan OPD, agar serius menyiapkan Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) keuangan.
Pasalnya, hingga kini masih adanya OPD yang belum menyerahkan data ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kendati pemeriksaan tahun 2025 sedang berlangsung.
“Kita sementara dalam proses pemeriksaan BPK RI tahun 2025. Jauh sebelum ini, saya terus mengingatkan pimpinan OPD, dan seluruh jajaran untuk mempersiapkan semua SPJ kita, agar ketika BPK melakukan proses pemeriksaan, seluruh data yang diminta bisa kita serahkan tepat waktu,” ujar Wali Kota.
Wali Kota kesal, lantaran hingga pertengahan September 2025, sebagian OPD belum menyampaikan laporan hingga Agustus 2025. Padahal, dokumen itu seharusnya sudah siap jauh sebelumnya.
“Saya heran, masih ada OPD yang belum bisa menyampaikan data. Kita sudah masuk bulan September, mestinya SPJ sampai Agustus sudah siap. Jangan anggap yang saya sampaikan ini tidak penting,” kata Wali Kota kesal.
Bukan saja itu, Wali Kota juga meminta pencairan anggaran dilakukan tepat waktu, agar roda ekonomi tetap bergerak. Dia lantas menekankan belanja pemerintah berperan besar, dalam menjaga perputaran uang di masyarakat.
“Segera cairkan anggaran dalam satu bulan, untuk seluruh program, termasuk TPP dan ADD. Dengan begitu kita memastikan ada belanja pemerintah, sehingga para pedagang juga bisa memperoleh pendapatan,” sebut Wali Kota.
“Saya meminta kita semua, untuk tidak menyerah dengan keterbatasan fasilitas, dan sarana. Saya menekankan pentingnya menjaga komitmen pelayanan publik di tengah tantangan,” tandas dia.




