Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Kesehatan

  • Kesehatan

Skrining Riwayat Kesehatan, Deteksi Dini Untuk Hidup Lebih Sehat

Marni Jumat, 19 September 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20250919_012449_Canva
Skrining Riwayat Kesehatan. [Foto; BPJS. Design: BeritaAktual]
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Skrining riwayat kesehatan merupakan langkah pencegahan yang terus digencarkan sebagai deteksi awal penyakit bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Layanan ini dapat membantu peserta untuk mengetahui potensi penyakit kronis pada dirinya.

Dengan adanya skrining, peserta dapat aktif menjaga kesehatan sejak awal sebelum terserang berbagai penyakit yang lebih berbahaya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sorong, Pupung Purnama, Kamis (18/09/2025).

“Saat ini, gaya hidup tidak sehat, pola makan tidak teratur, hingga tingkat stres yang tinggi membuat masyarakat lebih rentan terkena penyakit kronis. Oleh karena itu, skrining menjadi langkah awal yang penting agar pencegahan bisa dilakukan lebih dini,” kata Pupung.

Pupung menerangkan, pelaksanaan skrining riwayat kesehatan telah diatur dalam Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 3 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Skrining Riwayat Kesehatan, Pelayanan Penapisan/Skrining Kesehatan Tertentu dan Peningkatan Kesehatan bagi Peserta Penderita Penyakit Kronis. Regulasi ini memastikan setiap peserta JKN berhak melakukan skrining secara berkala, sekaligus memperkuat pelaksanaan Program JKN yang berfokus pada pencegahan.

“Ada 14 jenis penyakit yang dapat dideteksi melalui skrining riwayat kesehatan, diantaranya diabetes melitus, hipertensi, stroke, ischemic heart disease, thalassemia, kanker payudara, kanker serviks, kanker usus, kanker paru, tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronis, hepatitis B, hepatitis C dan anemia. Hasil skrining terbagi dua, yaitu tidak berisiko dan berisiko. Jika tidak berisiko, peserta cukup menerapkan pola hidup sehat. Jika berisiko, peserta perlu pemeriksaan fisik lanjutan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” terang Pupung.

Selain itu, terdapat timeline yang harus diperhatikan peserta. Mulai 1 September 2025, peserta dengan FKTP klinik pratama, dokter praktik perorangan, maupun dokter gigi perorangan diwajibkan melakukan skrining sebelum dapat mengakses layanan. Selanjutnya, pada 1 Oktober 2025, ketentuan tersebut juga berlaku bagi peserta dengan FKTP Puskesmas. Dengan adanya tahapan ini, peserta terbiasa melakukan pencegahan lebih awal.

“Dalam skrining terdapat 49 pertanyaan yang terkait gaya hidup, pola konsumsi makanan dan minuman serta gejala atau kondisi kesehatan yang dirasakan peserta. Hasilnya akan ditampilkan sesuai kelompok penyakit sehingga bisa menjadi dasar tindak lanjut dokter. Dengan begitu, pelayanan kesehatan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” tambah Pupung.

Untuk memudahkan peserta, BPJS Kesehatan telah menyediakan kanal skrining yang bisa diakses kapan saja, yaitu melalui Aplikasi Mobile JKN atau melalui website http://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id atau Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) BPJS Kesehatan atau dapat langsung dilakukan di fasilitas kesehatan.

“Kami menghimbau seluruh peserta JKN agar aktif melakukan skrining. Ini langkah sederhana, tapi manfaatnya besar untuk kesehatan jangka panjang. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, peserta dapat lebih siap mencegah penyakit kronis. Kesehatan adalah investasi dan skrining riwayat kesehatan adalah pintu masuk menuju masyarakat yang lebih sehat,” pungkas Pupung.

Pada kesempatan terpisah, salah satu peserta JKN yang ditemui saat menemani ibunya kontrol kesehatan di fasilitas kesehatan, Sarah Ndandarmana mengaku, awalnya dia tidak mengetahui adanya layanan skrining riwayat kesehatan. Namun setelah membantu mengisikan kuisioner untuk ibunya, Sarah merasa lebih paham mengenai pola hidup yang harus diperhatikan, tidak hanya untuk ibunya, tetapi juga untuk dirinya sendiri maupun keluarga. Dia bahkan menilai layanan ini bisa menjadi pengingat bersama agar keluarga lebih peduli menjaga kesehatan sejak dini.

“Awalnya saya tidak tahu, namun pada saat saya coba mengisi kuisioner untuk ibu saya lewat website skrining BPJS Kesehatan, ternyata sangat mudah. Dari hasilnya saya jadi tahu apa saja yang harus lebih diperhatikan dalam pola makan dan aktivitas ibu saya. Manfaatnya bukan hanya untuk ibu, tapi juga buat saya pribadi dan keluarga,” ungkap Sarah.

Menurutnya, skrining ini sangat membantu anggota keluarga yang ingin memastikan kondisi kesehatan orang tua. Dia merasa lebih tenang karena mendapat gambaran mengenai risiko kesehatan ibunya dan langkah pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini.

“Hasil skrining membuat saya sadar kalau pencegahan itu penting. Saya jadi bisa lebih mengingatkan ibu soal makanan yang sebaiknya dikurangi serta dapat mendorong ibu agar tetap rutin berolahraga ringan. Rasanya lebih tenang karena ada panduan jelas dari hasil skrining. Ini juga bisa jadi pegangan bagi keluarga besar kami untuk sama-sama menjaga kesehatan,” tutup Sarah. (*/Mar)

Tentang penulis

Skrining Riwayat Kesehatan, Deteksi Dini Untuk Hidup Lebih Sehat 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Begal dan Curanmor, Masyarakat Diminta Waspada
Next: Kelly Kambu: Sampah di PBD Ibarat Penyakit Stadium Akhir. Bersih itu Sehat dan Mahal

Related News

IMG-20260205-WA0166
2 min read
  • Kesehatan

Rasakan Manfaat Program JKN, Yunus Jalani Operasi Hernia Tanpa Kendala  

Marni Kamis, 5 Februari 2026
Screenshot_20260204_162509_Google
2 min read
  • Kesehatan

Data PBI JK: Sejumlah Peserta Dinonaktifkan, Digantikan Peserta Baru  

Marni Rabu, 4 Februari 2026
Screenshot_20260204_130243_Samsung Internet
2 min read
  • Kesehatan

TP PKK Kota Sorong lancarkan  Pencanangan Bulan Vitamin A, Target Anak Dan Bayi  

Marni Rabu, 4 Februari 2026

Berita lainnya

IMG-20260214-WA0034
2 min read
  • Daerah

Guru dan Siswa SMPN 6 Ambon Diberi Pemahaman Tentang Dunia Digital

Q Sabtu, 14 Februari 2026
IMG-20260214-WA0028
3 min read
  • Daerah

Ambon Rayakan 480 Tahun Kedatangan Santo Fransiskus Xaverius

Q Sabtu, 14 Februari 2026
IMG-20260214-WA0010
3 min read
  • Maluku

BBM di Maluku Aman Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Q Sabtu, 14 Februari 2026
IMG-20260214-WA0009~2
3 min read
  • Maluku

Pemprov Maluku Siapkan Langkah Strategis Jaga Stabilitas Pangan

Q Sabtu, 14 Februari 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d