
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Dinas Kesehatan kota Sorong bersama Unicef memberikan Advokasi dan terkait pelaksana Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahap II yang akan digelar pada bulan November 2025 mendatang. Kegiatan berlangsung di kantor Dinas Kesehatan kota Sorong lantai 2, Jumat (17/10/2025).
BIAS merupakan program imunisasi nasional untuk anak usia sekolah dasar yang bertujuan melindungi mereka dari penyakit dengan memberikan vaksin lanjutan, seperti MR (Measles Rubella) atau Campak dan Rubella, DT (Difteri dan Tetanus), Td, dan HPV (Human Papilloma Virus) untuk mencegah penyakit kanker serviks pada anak perempuan.
Untuk mensukseskan program ini dibutuhkan kerjasama orang tua, sekolah dan pihak terkait memastikan anak mendapatkan imunisasi lanjutan guna melindungi dari penyakit menular.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jenny Isir menyampaikan tujuan utama dari program BIAS untuk memberikan perlindungan dan kekebalan tubuh bagi anak-anak agar terhindar dari penyakit yang muncul akibat ketidaklengkapan imunisasi.
“Untuk program ini, Dinas Kesehatan Kota Sorong melibatkan kepala-kepala sekolah dasar, lurah dan 10 puskesmas untuk melaksanakan program BIAS,” ujarnya.
Sasaran pelaksanaan program BIAS menyasar pada anak sekolah dasar kelas l, ll, dan V, tentunya berbeda jenis imunisasi sesuai dengan kelompok usia. Pada Agustus 2025 telah dilaksanakan vaksin Campak dan Rubella untuk anak kelas l SD. Sementara kelas ll SD akan mendapatkan vaksin Difteri Tetanus (DT), dan untuk kelas V SD mendapatkan imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) untuk mencegah penyakit kanker serviks pada November 2025.
Untuk tingkat nasional, pelaksanaan BlAS sudah mencapai 88 persen, sementara di kota Sorong baru mencapai 73,8 persen di tahun 2024. Hal ini terjadi lantaran rendahnya partisipasi masyarakat untuk mendukung program BIAS, dan juga adanya penolakan orang tua siswa yang tak mau anaknya divaksin.
“Melalui pertemuan ini dapat memperkuat koordinasi agar capaian kota Sorong bisa tercapai. Kami juga harapkan dukungan seluruh sektor agar pelaksanaan BIAS di kota Sorong bisa berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Untuk orang tua siswa yang telah termakan informasi hoaks tentang vaksinasi BIAS Ini, ia menghimbau agar orang tua dapat memanfaatkan program BIAS untuk dapatkan vaksin secara gratis dan tentunya baik bagi kesehatan anak, sesuai kampanye yang gencar dilakukan oleh Kemendikbud “Sekolah Sehat, Dukung Imunisasi Lengkap”.
“Jadi, orang tua siswa jangan salah menduga, program BIAS merupakan imunisasi lanjutan dari imunisasi dasar atau lengkap yang telah diberikan kepada anak saat masih bayi dan balita. Anak-anak yang sudah mendapatkan imunisasi lengkap pada saat masih bayi, tetapi harus mendapatkan imunisasi ulang di usia sekolah, karena daya tahan tubuh dari imunisasi saat bayi sudah berkurang,” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Sorong, imunisasi BIAS di bulan Agustus 2025 MR sebanyak 77,8 Persen, HPV kelas V mencapai 70,1 persen. Sementara imunisasi polio sebanyak 59.843 anak. (Mar)







