
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menanggapi permintaan warga terkait penambahan CCTV di sejumlah titik rawan kriminalitas di Kota Ambon.
Tanggapan ini disampaikan, menyusul beberapa insiden kriminal yang terjadi, akibat minimnya pengawasan visual di lokasi-lokasi tertentu.
Wattimena menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah memasang hampir 50 unit CCTV di berbagai ruas jalan, dan ruang terbuka publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Ambon sebagai kota cerdas.
Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam memperluas jaringan CCTV, sehingga prioritas masih difokuskan pada jalan-jalan utama.
“Bukan kita mencari pembenaran, tetapi upaya memberikan keamanan kepada masyarakat terus kita lakukan, dengan menambah CCTV di ruang publik,” ujar Wattimena kepada wartawan di Balai Rakyat, Karpan, Ambon, Jumat (21/11/2025).
Ia mengakui, beberapa lokasi kejadian kriminal yang disorot warga, seperti kawasan A.Y. Patty, PHB, serta wilayah militer, belum tercakup jaringan CCTV kota. Khusus untuk area militer, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk memasang kamera pengawasan.
Namun, Wali Kota menekankan, bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada keberadaan CCTV. Ia menyoroti pentingnya peran orang tua, dalam mengawasi anak-anak, agar tidak berkeliaran pada malam hari.
“Kita butuh pengawasan orang tua, agar anak-anak tidak berkeliaran malam hari. Ini soal perilaku. Kalau semua hal harus pemerintah yang urus, kapan kita bisa mandiri,” tegasnya.
Menurut Wattimena, kriminalitas dapat terjadi di mana saja, baik di kota maupun desa, sehingga tidak tepat jika setiap kejadian selalu dikaitkan dengan kesiapan pemerintah daerah.
“Yang penting semua taat aturan. Urusan kriminal biarkan menjadi ranah kepolisian. Saya percaya Polri akan berupaya menangkap para pelaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung penegakan hukum. Dia lantas mengajak masyarakat, untuk lebih terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi terkait tindak kriminalitas.
“Terkadang kita menyembunyikan atau melindungi pelaku. Kalau kita mau terbuka dan kooperatif, pasti masalah ini lebih mudah ditangani,” tutupnya.
Dengan demikian, Wali Kota menekankan, bahwa keamanan kota adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum.




