
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath.
AMBON, BeritaAktual.co – Polemik mencuat antara Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dan tokoh masyarakat, Nataniel Elake, terkait pernyataan Elake di media sosial yang menyinggung soal “pendeta minta sumbangan.”
Vanath menilai, pernyataan tersebut berpotensi menyesatkan dan menimbulkan keresahan, di kalangan umat Kristen serta pelayan gereja.
Wagub lantas menyatakan kekecewaannya. Menurutnya, sebagai seorang tokoh terdidik, Elake seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.
“Saya imbau Bapak Doktor Nataniel, untuk tidak menafsirkan ucapan saya secara berlebihan. Kita seharusnya membangun dialog yang konstruktif, bukan malah memprovokasi,” ujar Vanath kepada awak media di Ambon, Rabu (26/11/2025).
Untuk menjernihkan situasi, Vanath secara terbuka menantang Elake untuk berdebat di hadapan publik. Ia bahkan menawarkan diri, untuk menanggung seluruh biaya penyelenggaraan acara tersebut.
“Saya mengundang Bapak Elake untuk berdiskusi secara terbuka. Kita bisa berdebat di forum yang disaksikan oleh media dan masyarakat. Saya siap memfasilitasi tempat dan biaya, yang penting Bapak bersedia hadir,” tegas Vanath.
Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari Nataniel Elake, terkait ajakan debat tersebut. Masyarakat menanti apakah Elake akan menerima tantangan tersebut atau memilih jalur komunikasi lain, untuk memberikan klarifikasi.
Polemik ini menjadi sorotan karena melibatkan pejabat publik dan tokoh masyarakat, serta menyinggung isu sensitif terkait agama. Diharapkan, kedua belah pihak dapat menemukan solusi yang bijak dan tidak memperkeruh suasana harmonis di Maluku.




