
Kebakaran yang meluluhkan tujuh unit ruko di kawasan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (12/12/2025) siang. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Kebakaran yang meluluhkan tujuh unit ruko di kawasan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (12/12/2025) siang, diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu ruko yang terkunci dan tidak berpenghuni.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon, Alfredo Jansen Hehamahua menyatakan, dugaan penyebab utama insiden ini, setelah melakukan pemeriksaan awal di TKP.
“Kita curiga kebakaran dimulai dari arus pendek di salah satu ruko yang tidak ada penghuninya. Meskipun begitu, kita masih mengecek kemungkinan bahan mudah terbakar lainnya,” ungkapnya.
Api yang muncul sekitar pukul 12.29 WIT, yang dilaporkan melalui layanan darurat 112, cepat menyebar ke delapan ruko lainnya di dua blok bangunan.
“Angin kencang, karena lokasi dekat pantai menjadi faktor pendukung yang membuat api menjalar dengan cepat,” kata Alfredo.
Tiga unit mobil pemadam tiba di lokasi hanya 5 menit kemudian, pukul 12.34 WIT, namun membutuhkan waktu hampir dua jam untuk mengendalikan api, dengan bantuan total delapan unit pemadam, dan dua water cannon dari Samapta serta Brimob Polda Maluku.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya satu personel damkar yang sempat kecelakaan saat bertugas, dan kini kondisinya membaik,” katanya.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dengan tujuh ruko terhancur habis dan beberapa lainnya terkena dampak.
Alfredo juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin peralatan listrik, terutama pada bangunan yang tidak sering digunakan.
“Kasus korsleting seperti ini bisa dicegah dengan pemeriksaan berkala. Semoga insiden ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” pungkasnya
Untuk itu dia mengimbau masyarakat, untuk memberi ruang agar mobil pemadam bisa bergerak lancar saat keadaan darurat.




