
Istigosah dan doa bersama menjelang akhir tahun 2025 telah digelar oleh Pengajian ASN AL-Hidayah Pemerintah Provinsi PBD, di Masjid Agung Al Akbar Papua Barat Daya, Senin (15/12/2025) sore. Foto-Ist/BA
SORONG, BeritaAktual.co – Istigosah dan doa bersama menjelang akhir tahun 2025 telah digelar oleh Pengajian ASN AL-Hidayah Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD), di Masjid Agung Al Akbar Papua Barat Daya, Senin (15/12/2025) sore.
Kegiatan yang mengusung tema “Istigosah untuk Perkukuhan Spirit Kebersamaan: Menuju PBD Aman, Harmonis, Berkelanjutan”, berjalan dengan suasana khusyu’ dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Wakil Gubernur PBD, Ahmad Nausrau, S.Pd.I, MM, menjadi salah satu tamu utama dalam acara ini yang dipimpin oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) PBD Drs H. Kisman Rahayaan, MM.
Dalam sambutannya, Wagub mengajak untuk mendoakan korban bencana banjir yang melanda Sumatera dan Aceh. Ia berdoa, agar orang yang meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sedangkan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran sebelum memimpin bacaan doa Alfatiha bersama.
Mereka yang hadir tidak hanya berasal dari ASN Pemprov PBD, melainkan juga meliputi ibu-ibu majelis taklim, berbagai organisasi Islam lokal, serta unsur Forkopimda dan personel TNI-Polri.
Ketua Pengurus Pengajian ASN AL-Hidayah Provinsi PBD sekaligus Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov PBD, Dr Drs Suardi Thamal, MM, menjelaskan, bahwa istigosah ini merupakan upaya spiritual dari umat Islam dan ASN muslim di PBD, khususnya Kabupaten dan Kota Sorong.
Tujuan kegiatan ini adalah, untuk memohon pertolongan, perlindungan, dan keberkahan Allah SWT dalam menjalankan tugas pembangunan, pelayanan publik, serta kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kita membutuhkan kekuatan iman, ketenangan batin, dan bimbingan Ilahi untuk menjalankan amanat kita,” ujarnya.
Ia juga berharap, Allah SWT memberikan keselamatan, persatuan, dan kedamaian bagi seluruh wilayah PBD, kesehatan serta kebijaksanaan bagi para pemimpin, dan keikhlasan serta integritas bagi semua ASN.
Menurut Suardi, istigosah dan doa bersama ini bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiah, meningkatkan ketaqwaan dan keimanan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara jemaah.




