
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan sambutannya, saat Perayaan Natal Jamahan Kasih di Pattimura Park, Ambon, Selasa (16/12/2025) malam. Foto-Q/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengatakan, Natal Jamahan Kasih mengingatkan pemaknaan Natal yang hakiki, yakni kepedulian Allah yang mengutus anak-Nya tunggal Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia, yang harus menjadi teladan bagi semua orang dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian disampaikan Wali Kota, dalam sambutannya, saat Perayaan Natal Jamahan Kasih di Pattimura Park, Ambon, Selasa (16/12/2025) malam.
Wali Kota juga menyampaikan langkah-langkah nyata pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, terutama yang kurang beruntung.
“Siang kemarin, tim perwakilan pemerintah mengunjungi Lapas Anak Kelas II Ambon dan memberikan bantuan 35 unit springbed, mengingat anak-anak di situ hanya tidur di atas kasur yang sangat tipis dan kurang mendukung kesejahteraan,” ungkap dia.
Tak berhenti di situ, kata Wali Kota, beberapa hari yang lalu pemerintah juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi 25.000 pekerja rentan di Kota Ambon.
Kelompok yang akan mendapatkan perlindungan antara lain, tukang becak, tukang ojek, nelayan, penyapu jalan, dan semua pekerja yang tidak memiliki pemberi kerja tetap.
“Dalam program tersebut, Pemkot Ambon menanggung kontribusi Rp16.800 per bulan per orang,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, dijamin bantuan Rp42 juta kepada ahli waris serta beasiswa untuk maksimal 2 anak sampai menyelesaikan kuliah. Meskipun nominal tidak terlalu besar, tindakan ini dianggap bukti komitmen nyata.
“Selain upaya pemerintah, kepedulian juga datang dari luar negeri. Bung Ongen dan teman-temannya dari Belanda telah menyatakan niat untuk datang ke Ambon dan Maluku selama 3 tahun berturut-turut, untuk menunjukkan rasa peduli kepada saudara-saudara yang kurang beruntung,” sebut dia.
Dia juga menekankan, bahwa kepedulian tidak boleh sekadar perkataan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan.
“Kita tidak perlu khawatir, karena Allah peduli. Oleh karena itu, kita juga harus peduli, dan menjadi jembatan bagi yang membutuhkan. Semoga aksi kepedulian ini terus berlanjut sepanjang tahun, dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tandas Wali Kota.




