
Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Tahun 2025 yang digelar oleh Pemkot Ambon bersama Forkopimda, di MCM Ambon, Rabu (17/12/2025). Foto-Q/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Refleksi kinerja sepanjang tahun dan penguatan peran aparatur hingga ke tingkat akar rumput, menjadi fokus Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Maluku City Mall (MCM) Ambon, Rabu (17/12/2025).
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan, RT, RW, dan Raja merupakan bagian yang tidak terpisah dari struktur pemerintah kota, karena mereka yang berinteraksi langsung dengan warga sehari-hari.
“Kalau sudah memutuskan menjadi RT atau RW, artinya siap menjadi ujung tombak pemerintah kota. Tugas utama mereka adalah, memastikan kebijakan kita benar-benar dipahami, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, bahwa saat ini Pemkot Ambon sedang menjalankan 17 program prioritas yang telah diatur dalam peraturan daerah.
Semua program tersebut wajib disosialisasikan secara terbuka dan transparan melalui kantor desa, kelurahan, serta lembaga negeri adat, agar masyarakat mengetahui dengan jelas arah pembangunan, yang sedang dilaksanakan.
Dalam rapat tersebut, Bodewin juga menyoroti dua persoalan mendasar yang menghadapi kota Ambon, yaitu akses air bersih dan pengelolaan sampah.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya mencari solusi optimal di tengah tantangan kepadatan penduduk yang terus meningkat dan karakter masyarakat yang semakin beragam.
“Namun, upaya ini dihadapkan pada hambatan, seperti keterbatasan lahan dan penolakan dari sebagian warga di beberapa wilayah,” ungkap dia.
Wattimena berharap, rapat koordinasi Forkopimda tahun ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan semua perangkat wilayah.
“Tujuan utamanya adalah, memastikan bahwa kebijakan publik tidak hanya ada di atas kertas, tetapi dapat terwujud nyata dan menjawab kebutuhan sesungguhnya dari masyarakat Kota Ambon,” tandas dia.




