
Konferensi pers capaian 17 program prioritas, di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, Jumat (20/2/2026). Foto-Q/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Ely Toisutta menyampaikan berbagai capaian yang telah dicapai di sektor transportasi dan infrastruktur selama satu tahun kepemimpinan, dalam jumpa pers yang digelar di Ruang Vlisingen, Balai Kota Ambon, pada Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi satu tahun kerja bersama Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena.
Menurut Ely, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berfokus pada penyelesaian permasalahan kemacetan, dengan menerapkan strategi rekayasa lalu lintas dan penataan transportasi publik yang terpadu.
“Sebanyak dua belas ruas jalan utama di seluruh Kota Ambon telah mendapatkan perawatan menyeluruh terhadap sarana lalu lintasnya, termasuk traffic light, rambu petunjuk, dan marka jalan yang diperbarui agar lebih jelas dan mudah dipahami,” kata Wawali.
Untuk mengatasi kemacetan pada jam sibuk, terutama di periode sore hari, rekayasa lalu lintas diterapkan pada titik-titik yang menjadi lokasi rawan kemacetan.
Tim petugas juga melakukan patroli secara teratur di area strategis untuk memastikan aliran kendaraan berjalan lancar dan menghindari terjadinya kemacetan berkepanjangan.
“Sebagai bagian dari penataan transportasi umum, Terminal A1 dan A2 Mardika telah melalui proses penataan ulang,” ungkap Wawali.
Pemerintah juga menyediakan lahan parkir baru di kawasan bekas Pasar Apung dengan kapasitas mampu menampung hingga 600 sepeda motor, yang diharapkan dapat mengurangi angka parkir liar yang sering menyebabkan penyumbatan jalur lalu lintas di sekitar terminal.
Selain itu, melalui SK Wali Kota Nomor 6.937 Tahun 2025, telah ditetapkan 30 lokasi sebagai area parkir resmi di Kota Ambon.
“Kebijakan ini dibuat untuk memberikan kerangka yang jelas dalam pengelolaan parkir, sehingga dapat meningkatkan ketertiban dan berdampak positif pada kelancaran lalu lintas di kota,” sebut Wawali.
Di bidang infrastruktur dan permukiman, sejumlah kawasan telah mendapatkan perbaikan dan peningkatan jalan, antara lain Rutong, Halong, Batu Merah, Paso, Talaga Raja, dan Lorong Amalatu.
Jalan akses menuju area parkir Pasar Mardika juga dibangun kembali, serta dibangun jembatan baru di Batu Gajah, untuk memperlancar akses mobilitas bagi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Pemeliharaan berkala juga terus dilakukan pada ruas jalan Hative Kecil, Karang Panjang, Tawiri, dan Paso untuk menjaga kondisi jalan tetap baik.
“Dalam upaya meningkatkan keamanan lingkungan, sebanyak 29 lokasi di berbagai wilayah kota telah dipasangi lampu jalan yang berfungsi dengan baik,” sebut Wawali.
Tak hanya memperhatikan infrastruktur jalan, pemerintah juga melakukan rehabilitasi terhadap taman bermain anak-anak, perbaikan toilet dan pagar pada fasilitas umum, serta pembangunan pos jaga di beberapa ruang terbuka publik untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sana.
Ely menjelaskan, bahwa seluruh program pembenahan ini merupakan bagian dari 17 program prioritas yang dirancang, untuk menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami berfokus untuk memperbaiki aspek-aspek yang paling dirasakan dampaknya oleh warga kota, mulai dari permasalahan kemacetan, kondisi jalan yang rusak, hingga kualitas fasilitas umum yang ada,” ucapnya.





