
Mantan Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, saat menghadiri pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Masohi, Kamis (5/6/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Mantan Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa menghadiri pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Masohi, Kamis (5/6/2026). Ia diminta memberikan keterangan, terkait dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) Tahun Anggaran 2023 senilai Rp9,7 miliar.
Datang dengan menggunakan mobil dinas plat DE 8 B sekitar pukul 09.55 WIT, Sahubawa tampak berpakaian kemeja batik lengan pendek dan celana hitam.
Ia masuk ke kantor kejaksaan sambil membawa map batik warna cokelat, yang diperkirakan berisi dokumen relevan dengan perkara.
Pemeriksaan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor PRINT-608/Q.1.11/Fd.1/10/2025 yang dikeluarkan pada 27 Oktober 2025.
Informasi menunjukkan, bahwa dana bansos telah dialokasikan kepada sekitar 70 penerima, namun hingga saat ini pertanggungjawaban penggunaannya belum menunjukkan realisasi sama sekali atau tercatat 0 persen.
Tim penyidik sedang mendalami setiap aspek kasus untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi tersebut.
Sebelumnya, pada tanggal 4 Maret 2026, penyidik juga telah melakukan tindakan penggeledahan di dua kantor pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, yakni Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) dan Kantor Dinas Koperasi serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Nomor V45/Q.1.11/Fk.1/01/2026 dan izin dari Pengadilan Negeri Masohi Nomor 1/PenPid.B-GLD/2026/PN Msh tertanggal 27 Januari 2026.
Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menyita berbagai barang bukti penting, antara lain 18 bundel dokumen terkait perencanaan penyaluran bansos tahun 2023, sebanyak 1.076 berkas yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut, serta satu unit perangkat elektronik yang diduga terkait dengan administrasi dan pengelolaan dana bansos.
Seluruh bukti tersebut telah diamankan dan akan digunakan untuk melengkapi proses penyelidikan yang sedang berjalan.






