Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Lapas Wahai Panen 10 Kg Kacang Panjang di Ramadan

Q Selasa, 17 Maret 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260317-WA0014

Lapas Kelas III Wahai melakukan panen perdana kacang panjang sebanyak 10 kilogram, Senin (16/3/2026). Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali menunjukkan produktivitas Warga Binaannya, dengan melakukan panen perdana kacang panjang sebanyak 10 kilogram, Senin (16/3/2026), di penghujung bulan suci Ramadan.

Panen yang berlangsung di lahan pinjam pakai ini menjadi istimewa, karena tanaman kacang panjang dimanfaatkan sebagai pagar yang mengelilingi kebun utama jagung.

Selain berfungsi sebagai pembatas alami, tanaman tersebut juga menjadi sarana pengisi waktu produktif bagi Warga Binaan selama menjalankan ibadah puasa.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Panen ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi Warga Binaan, dalam mengikuti program pembinaan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Menurutnya, penanaman kacang panjang sebagai tanaman pagar merupakan strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang terbatas.

Di samping memberikan nilai tambah dari sisi hasil pertanian, langkah ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian, yang terus dikembangkan di Lapas Wahai.

“Melalui pemanfaatan lahan pinjam pakai dari masyarakat, kami terus berupaya mengoptimalkan produktivitas kebun sekaligus mendukung program ketahanan pangan sebagaimana Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw menegaskan, kegiatan pertanian ini tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan setelah bebas nanti.

Ia menyebut, proses dari penanaman hingga panen mampu membentuk karakter pekerja keras, sekaligus meningkatkan kreativitas dan kemandirian.

“Warga Binaan sangat antusias merawat kacang panjang ini, mulai dari tanam hingga masa panen. Ini memacu kreativitas dan kemandirian mereka,” tuturnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial WK bersyukur dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, pengalaman bertani selama menjalani pembinaan memberikan manfaat positif, karena membuat dirinya tetap produktif.

“Alhamdulillah, senang sekali bisa panen saat bulan puasa. Ini pengalaman berharga bagi saya. Kami merasa berguna di sini, tidak hanya berdiam diri, tapi belajar bertani,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro.

Ia menilai capaian tersebut merupakan implementasi nyata dari akselerasi program pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan.

Menurutnya, meskipun memiliki keterbatasan lahan sebagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan, Lapas Wahai tetap mampu menunjukkan kinerja yang aktif dan produktif.

“Memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung kemandirian pangan adalah poin penting. Selamat atas panen perdananya, dan teruslah produktif,” pesannya.

Dia berharap, panen perdana ini dapat menjadi motivasi bagi Warga Binaan, untuk terus konsisten dalam program pembinaan kemandirian, sekaligus memperkuat peran Lapas Wahai sebagai tempat pembinaan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tentang penulis

Lapas Wahai Panen 10 Kg Kacang Panjang di Ramadan 2 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Jelang Idulfitri, Lapas Wahai Perketat Pengamanan Lewat Sidak Gabungan
Next: Ramadan Jadi Ajang Perkuat Harmoni, Gubernur Tekankan Solidaritas Sosial

Related News

Screenshot_2026-05-25-22-30-08-232_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Watubun: Pengawasan DPRD Jadi Instrumen Pastikan Program Pemerintah Tepat Sasaran

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-51-095_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Jelang Idul Adha, Lapas Wahai Perketat Pengamanan Lewat Razia Gabungan dan Tes Urine

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-33-408_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Peserta Magang Hadirkan Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat di Lapas Wahai

Q Senin, 25 Mei 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-05-25-22-30-08-232_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Watubun: Pengawasan DPRD Jadi Instrumen Pastikan Program Pemerintah Tepat Sasaran

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-51-095_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Jelang Idul Adha, Lapas Wahai Perketat Pengamanan Lewat Razia Gabungan dan Tes Urine

Q Senin, 25 Mei 2026
Screenshot_2026-05-25-22-29-33-408_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Peserta Magang Hadirkan Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat di Lapas Wahai

Q Senin, 25 Mei 2026
IMG-20260525-WA0016
2 min read
  • Daerah

Anggaran Kesehatan di SBB Mandek

Q Senin, 25 Mei 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d