
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy menyampaikan apresiasi kepada 524 Agen Aktif, yang terlibat dalam program percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Menurutnya, dedikasi para agen yang bekerja langsung ke lapangan menjadi kunci keberhasilan pendataan, yang hingga kini telah menjangkau 23.414 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 19,45 persen dari total target 120.396 KK.
Lekransy menyatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen semua pihak, dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital di Kota Ambon. Meski baru berjalan waktu relatif singkat, proses pendataan terus berkembang positif berkat kerja keras petugas di lapangan.
“Kami berapresiasi kepada seluruh agen yang bekerja penuh dedikasi dan tanpa kenal lelah. Mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini karena setiap hari turun langsung melakukan verifikasi data masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, di Ambon, Sabtu (18/7/2026).
Kehadiran para agen tidak hanya memastikan data tercatat dengan benar, tetapi juga membangun kepercayaan warga terhadap upaya pemerintah, untuk mewujudkan sistem pelayanan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
Digitalisasi bansos memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak: bagi masyarakat, mempercepat pelayanan administrasi, serta menjamin penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.
Bagi pemerintah, data langsung dari lapangan menjadi dasar penyusunan kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih akurat, serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
“Melalui data yang diperbarui secara berkala, pemerintah memiliki landasan lebih kuat, dalam mengambil keputusan dan menyusun program pembangunan, yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Lekransy.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Ambon yang telah menerima petugas, dan memberikan informasi yang dibutuhkan selama verifikasi berlangsung.
Lekransy berharap, dukungan ini terus berlanjut agar target pendataan seluruh kepala keluarga segera tercapai.
“Kami mengajak warga, yang belum terdata untuk segera berkoordinasi dengan agen percontohan maupun perangkat desa atau kelurahan. Partisipasi seluruh warga sangat menentukan keberhasilan program ini, sekaligus menjadi fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik di masa depan,” tutup dia.




