Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Sahertian Minta Seluruh Masyarakat Bersatu Kawal Pengembangan Blok Masela

Q Selasa, 4 Agustus 2026 3 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20260508-WA0019

Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota Ambon, Ary Sahertian. Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian meminta seluruh masyarakat Maluku bersatu, untuk mengawal pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, agar benar-benar memberikan dampak bagi daerah.

Ia menilai, persatuan menjadi kunci agar manfaat proyek strategis itu dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Maluku.

Menurutnya, proyek migas yang telah dinantikan selama hampir tiga dekade ini harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Maluku.

“Sudah saatnya kita orang Maluku mengubah pola pikir. Jangan lagi terpaku pada kepentingan satu wilayah, melainkan melihat Maluku, sebagai satu kesatuan. Semua kekayaan alam yang kita miliki harus dinikmati bersama, sebagai anak daerah,” ujar Sahertian kepada wartawan di Ambon, Selasa (4/8/2026).

Sahertian menilai, keputusan pemerintah pusat untuk melanjutkan pengembangan Blok Masela merupakan peluang besar, yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Ia berharap, seluruh tahapan persiapan yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dapat berjalan sesuai rencana, sehingga proyek tersebut benar-benar menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku.

“Ini adalah, harapan masyarakat Maluku yang telah menunggu selama 28 tahun. Kita doakan seluruh proses berjalan lancar, agar Blok Masela menjadi titik awal perubahan cara berpikir, dan kemajuan daerah,” ucapnya.

Dia juga menegaskan tentang pentingnya keberpihakan terhadap sumber daya manusia lokal. Menurutnya, masyarakat Maluku harus menjadi pelaku utama dalam proyek strategis ini, bukan sekadar menjadi penonton di daerah sendiri.

Oleh karena itu, Sahertian mendorong, agar sekurang-kurangnya 75 persen kebutuhan tenaga kerja pada proyek Blok Masela diisi oleh putra-putri asli Maluku.

Untuk mewujudkannya, perguruan tinggi, termasuk Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dan lembaga pendidikan lainnya, diminta segera menyiapkan kurikulum, serta program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri migas.

“Kita tidak boleh selamanya menjadi penonton, atau hanya tenaga pembantu di negeri sendiri. Anak-anak Maluku harus dipersiapkan, agar mampu mengisi berbagai posisi strategis dalam proyek ini,” tegas Sahertian.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Saumlaki, agar tidak memandang pengembangan Blok Masela semata, sebagai kepentingan daerah tertentu. Dia menyebut, keberhasilan proyek ini harus menjadi keberhasilan seluruh masyarakat Maluku.

Sahertian mengatakan, pengalaman masa lalu dalam pengelolaan sumber daya alam perlu dijadikan pelajaran.

Ia mencontohkan, pengembangan Blok Pulau Bula yang telah berlangsung lama, namun belum memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai pengalaman serupa terulang. Kami di DPRD akan terus mengawal, agar pengelolaan Blok Masela benar-benar berpihak kepada masyarakat Maluku,” katanya.

Lebih lanjut, Sahertian mengungkapkan, DPRD Provinsi Maluku saat ini sedang memproses Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kemudahan Berusaha.

Regulasi tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar pengaturan penyerapan tenaga kerja lokal, penguatan peran pelaku usaha daerah, serta optimalisasi fungsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga manfaat investasi dapat dirasakan secara luas.

“Maluku memiliki 11 kabupaten/kota dan satu pemerintah provinsi. Karena itu, kita harus bergandengan tangan, menjaga persatuan, dan memastikan kekayaan alam yang dimiliki benar-benar membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Maluku,” tandas Sahertian.

Tentang penulis

Sahertian Minta Seluruh Masyarakat Bersatu Kawal Pengembangan Blok Masela 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: DPR Kota Sorong Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik  
Next: BRI Regional Makassar Berikan Apresiasi bagi Nasabah Pensiunan Lewat Beragam Layanan

Related News

image_search_1780622331015~2
  • Daerah

DPRD Maluku Tekankan Rekam Jejak ASN Jadi Tolak Ukur Pengisian Jabatan

Q Jumat, 7 Agustus 2026
IMG-20260806-WA0022
  • Daerah

Saartje Sapulette: Pola Asuh Orang Tua Menentukan Kualitas Generasi Masa Depan

Q Kamis, 6 Agustus 2026
IMG-20260723-WA0049
  • Daerah

Pemkot Ambon Pastikan Kebijakan WFH ASN Tetap Berlaku Ikuti Instruksi Pusat

Q Kamis, 6 Agustus 2026

Berita lainnya

IMG-20260808-WA0002
  • Metro

Polwan Run 2026 Polda PBD  Meriah, Pererat Silaturahmi dan Hidup Sehat

Marni Sabtu, 8 Agustus 2026
IMG-20260807-WA0087
  • Pariwisata

Raja Ampat Bentuk Lembaga Terpadu Pengelolaan Kawasan UNESCO

Marni Jumat, 7 Agustus 2026
image_search_1780622331015~2
  • Daerah

DPRD Maluku Tekankan Rekam Jejak ASN Jadi Tolak Ukur Pengisian Jabatan

Q Jumat, 7 Agustus 2026
IMG-20260807-WA0089
  • Migas

Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026

Marni Jumat, 7 Agustus 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d