
SORONG, BeritaAktual.co- Walikota Sorong, Septinus Lobat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau langsung kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jalan Sorong-Makbon yang masih dilanda kebakaran, Jumat (9/10/2026).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala BPBD Kota Sorong Herlin D. Sasabone, Kepala DPPLH Kota Sorong Corina Mansawan, Kepala Diskominfo Kota Sorong James Burung, serta Plt. Kepala Satpol PP Kota Sorong Uddin.
Sejumlah titik di kawasan TPA terlihat masih mengeluarkan asap tebal yang menyelimuti area sekitar lokasi. Luas kawasan TPA Sorong-Makbon tercatat sekitar 10 hektare. Kebakaran ini dikabarkan telah berlangsung selama kurang lebih satu pekan, dan penyebab awal kebakaran belum diketahui secara pasti.
Walikota Septinus Lobat menyatakan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat teknis bersama seluruh OPD terkait guna mencari langkah konkret penanganan dan pemadaman titik-titik api yang masih menyala.
“Setelah kami turun ke lapangan, kami akan mengundang semua OPD teknis untuk bersama-sama mencari solusi agar api atau titik-titik api yang ada di sini bisa dipadamkan. Harapan kami, asap bisa berkurang,” ujar Septinus di lokasi peninjauan.
Ia juga menjelaskan bahwa kebakaran di TPA menjadi salah satu sumber asap yang menyelimuti Kota Sorong, meskipun asap juga diduga berasal dari wilayah lain seperti Raja Ampat, Maybrat, dan Teluk Bintuni. Kondisi kabut asap ini turut menyulitkan aktivitas penerbangan di Bandara DEO Sorong.
“Ini menjadi tugas berat bagi pemerintah. Kita semua punya tanggung jawab untuk melihat titik-titik api yang menimbulkan asap dan mengambil langkah-langkah agar dampaknya bisa dikurangi,” tegasnya.
Selain menangani kebakaran, Septinus kembali menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama saat membuka lahan baru untuk berkebun. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau saat ini meningkatkan risiko kebakaran yang lebih luas.
“Kami dari Pemerintah Kota Sorong memohon kepada seluruh warga agar tidak membakar sembarangan. Ketika membuka lahan untuk berkebun, jangan sampai menggunakan cara membakar,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna melindungi kesehatan dari dampak kabut asap.
Pemerintah Kota Sorong berharap koordinasi lintas instansi dapat segera menghasilkan langkah konkret untuk memadamkan api sekaligus mengurangi dampak asap yang dirasakan oleh masyarakat.(*/Mar)







