
YOGJAKARTA, BeritaAktual.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kegiatan studi tiru pendirian dan tata kelola Akademi Komunitas di AKNSB Yogyakarta, berlangsung Senin hingga Jumat (5‑9 Oktober 2026).
Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademi Komunitas Erdia Msiren, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Akademi Komunitas merupakan bentuk pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan keterampilan praktis dan penguasaan kompetensi untuk memberdayakan masyarakat, sesuai kebutuhan dunia usaha, dunia industri, serta potensi wilayah.
Ia menambahkan pendirian lembaga ini memerlukan perencanaan matang dari sisi kelembagaan, akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, pembiayaan, hingga sistem penjaminan mutu dan tata kelola institusi.
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan studi tiru Akademi Komunitas sebanyak 24 orang, Peserta terdiri dari tim persiapan pendirian Akademi Komunitas, unsur pimpinan dan pengelola program, tenaga teknis, serta pihak‑pihak lain yang terlibat perencanaan dan pengembangan pendidikan vokasi.”ujar Erdia Msiren
Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman praktis terkait tahapan serta persyaratan pendirian lembaga, struktur organisasi dan tata kelola, pengembangan kurikulum yang sesuai kebutuhan kerja, pengelolaan sumber daya manusia, kebutuhan sarana prasarana, sistem administrasi akademik dan penjaminan mutu, hingga strategi pembiayaan dan kemitraan.
“Selama kunjungan, tim juga menyusun rekomendasi dan rencana tindak lanjut sebagai bahan persiapan pendirian Akademi Komunitas di wilayahnya,”ucapnya
Diharapkan hasil studi tiru ini dapat menjadi acuan dalam menyusun rencana pendirian dan pengembangan Akademi Komunitas yang sesuai kebutuhan masyarakat, potensi daerah, serta ketentuan peraturan perundang‑undangan dan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik.
“Keberhasilan pendirian lembaga tersebut nantinya bergantung pada perencanaan komprehensif, dukungan pemangku kepentingan, kesiapan sumber daya, kepatuhan regulasi, serta komitmen peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” pungkasnya






