
MANOKWARI, BeritaAktual.co – Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua Barat secara rutin melakukan penggantian uang guna menjamin peredaran uang di masyarakat layak pakai dan tidak lusuh.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk menjaga kondisi kelayakan uang rupiah dengan berusaha memastikan masyarakat di wilayah papua barat memiliki uang yang tidak lusuh dan layak edar,” kata Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Rut W. Eka Trisilowati di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia bersama pemerintah daerah yang berlangsung di Manokwari. Kamis, 03/12/2020.
Dikatakan Ruth, penggantian uang layak pakai dan edar ini dilakukan melalui kas keliling, dan dapat menyerap Rp1,63 miliar (uang tidak layak edar) dalam waktu selama dua bulan, yakni bulan Januari dan Februari 2020. Namun, pelaksanaan kegiatan kas keliling terpaksa dihentikan sementara disebabkan oleh wabah pandemi COVID-19.
Meski demikian, hingga September 2020, aliran uang masuk ke khasanah Bank Indonesia tercatat Rp1,49 triliun, sementara aliran uang yang keluar dari khasanah bank indonesia tercatat Rp1,15 triliun.
Ruth menambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19 kinerja perbankan di papua barat sampai dengan September 2020 tercatat cukup baik, tercermin dari posisi aset, kredit, dan DPK. Kedepan, pihaknya berharap perbankan papua barat tetap menjadi motor pertumbuhan melalui pembiayaan sektor produktif.
“Kami harap agar perbankan tetap harus prudent dan govern sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. [red]







