
SORONG, BeritaAktual.co – Menyikapi rumor yang berkembang ditengah masyarakat terkait operasi patuh dengan sandi Mansinam 2021 erat dengan pembatasan ruang gerak pelaku penyerangan Pos Ramil Kisor, dibantah dengan tegas oleh Kapolres sorong AKBP Iwan Manurung.
Kata Kapolres, Operasi Patuh dengan sandi Mansinam 2021 merupakan kegiatan yang terkoordinasi pada satuan lalu lintas selama 2 pekan kedepan, dan lebih memberikan pelayanan secara humanis terkait pengguna jalan yang menggunakan roda 2 maupun roda 4. Namun dalam Operasi Patuh sandi Mansinam 2021 ini tidak menutup kemungkinan untuk melakukan tindakan kepada pelanggar yang kiranya dapat membahayakan nyawa sendiri maupun pengendara lain.
“Akan ditindak seperti mabuk dan ugal-ugalan di jalan raya, sedangkan terkait rumor yang menyebutkan operasi ini ada hubungannya dengan peristiwa penyerangan Pos Ramil Kisor ini tidak benar, tidak ada hubungannya sama sekali,” jelas Kapolres saat diwawancarai sejumlah awak media. Kamis, 23 September 2021.
Sementara itu di tempat yang berbeda Kasat Lantas Polres Sorong, Iptu Liska O. Rudianto menjelaskan, penyampaian kali ini sedikit beda dimana para pelanggar akan lebih humanis serta penyampaian pesan khusus terkait protokol kesehatan yakni tidak lupa menggunakan masker.
”Kita lebih mengedepankan prokes dan menyampaikan kepada masyarakat termasuk pelanggar agar dapat menggunakan masker di masa pandemi seperti saat ini,untuk penindakan hanya kepada pelanggar dengan kriteria-kriteria tertentu terlebih jika dapat membahayakan nyawa sendiri dan orang lain sesama pengguna jalan,” Kata Riska sembari menambahkan operasi prioritas terfokus pada Kawasan Tertib Lalu Lintas yang lebih banyak dilalui pengendara baik bagi warga sekitar maupun antar daerah. [ary]






