
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun strategi pembangunan daerah yang terintegrasi dan senada dengan rencana pembangunan Nasional, Selasa (11/03/25)
Gubernur Papua Barat Daya Elisa kambu menyampaikan dalam rapat koordinas Pra Musrembang ini bertujuan untuk membahas infrastruktur dan kewajiban pendanaan dari APBD yang semua proyek pembangunan harus dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang wajib untuk berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas kesehatan.
Beberapa hal penting dalam menyusun perencanaan daerah. Berada di dalam satu tujuan, mewujudkan visi dan misi presiden dan wakil presiden “Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong-royong.
Selain itu, jika melihat undang-undang pemerintah daerah, diharapkan untuk selalu fokus pada kewenangannya sambil terus melakukan koordinasi. Rencana pembangunan dapat dikatakan berhasil ketika bisa mencapai peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat yaitu pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik, dan daya saing daerah.
Berfokus pada dua program utama yakni, pendidikan dan kesehatan, yang mana pendidikan dan kesehatan adalah fondasi pembangunan jangka panjang bagi kemajuan suatu daerah.
“Pendidikan ini sangat penting untuk anak-anak kita, generasi Papua Hebat. Maka pendidikan menjadi prioritas. Anak-anak putus sekolah harus kembali ke sekolah, kita ingin memastikan tidak ada anak yang putus sekolah lagi di negeri ini hanya karena kendala biaya, Untuk itu, pemerintah hadir dan menjamin pendidikan yang layak bagi seluruh anak di Provinsi Papua Barat Daya,” tegas Gubernur.
Selain pendidikan, Gubernur juga menyoroti terkait fasilitas kesehatan sebagai fondasi utama. Dirinya menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota di Papua Barat Daya untuk melihat, memastikan sarana dan prasarana kesehatan di daerahnya harus memadai, terutama di daerah terpencil.
“Kita harus sehat baru bisa kerja dan lain sebagainya. Itu pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perlu keterlibatan semua pihak, baik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota maupun daerah, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya sembari menambahkan puskesmas-puskesmas diharapkan untuk menyelenggarakan program pemeriksaan kesehatan gratis, yang ditujukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan berlangsung di Rilich Panorama Hotel, hadir dalam pelaksanaan Rakor Pra Musrenbang PBD itu yakni Gubernur PBD Elisa Kambu, wakil Gubernur PBD Ahmad Nausrau, Bupati-wabup serta Walikota-wakil walikota se Papua Barat Daya, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov PBD, Forkopimda di lingkup Pemprov PBD, Forkopimda di lingkup Pemerintah, TNI-Polri dan tamu undangan. (Mar)







