
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Sekurangnya 50 pasangan Orang Asli Papua (OAP), mengikuti pernikahan massal yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, kompleks Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (11/9/2025) siang.
Pernikahan massal yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kota Sorong itu, dalam rangka peningkatan kualitas keluarga guna mewujudkan Kesetaraan gender dan hak anak.
Sebelumnya, pemberkatan di nikal massal berlangsung di Gereja Maranatha, kemudian dilanjutkan acara resepsi di Gedung Lambert Jitmau.
Walikota Sorong, Septinus Lobat menyampaikan, pernikahan massal ini dilangsungkan pada dasarnya merupakan wujud kepedulian pemerintah kota Sorong kepada masyarakat, terutama Orang Asli Papua.
“Pernikahan massal sudah dilakukan pemerintah kota Sorong sudah lima kali. Ada ketersediaan dana untuk OAP, jadi kita harus fasilitasi nikah massal ini ,” ujar Wali Kota.
Selain rutin dilakukan setiap tahun, lanjut Wali Kota, pernikahan massal ini bagian dari tanggung jawab pemerintah kota Sorong kepada pasangan yang mengaku berikrar di hadapan Tuhan. Yang mana program nika massal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (P3KA), Yulinda Mosso, S.E., M.M., mengatakan, bahwa fasilitas nikah massal yang diberikan mencakup busana pengantin, rias, cincin, transportasi, pemberkatan di gereja, pencatatan sipil, hingga seserahan dan resepsi gedung.
Ini lanjutnya, merupakan perhatian serius pemerintah yang berkomitmen untuk membantu masyarakat kurang mampu, dan mengurangi praktek hidup bersama sebagai suami istri tanpa ikatan pernikahan yang sah.
“Kami berharap, pasang yang sudah menikah dan sah di mata tuhan dan negara, rumah tangga dapat berjalan penuh kebahagiaan,” tutupnya. (Mar)







