Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Metro

  • Metro

DPRK Kota Sorong Gelar Reses Ke-III di Klasabi, Warga Kokoda Sampaikan Aspirasi  Salah Satunya Keluhkan Banjir Rob

Marni Sabtu, 1 November 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
Screenshot_20251101_184421_Canva
Jaring Aspirasi DPRK Kota Sorong. [Foto: BeritaAktual]
Bagikan berita ini
        

 

KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) IV, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) kota Sorong menggelar Reses III tahun 2025 di kantor kelurahan Klasabi, distrik Manoi, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan Reses III DPR Kota Sorong ini dipimpin Ketua Dewan Drs Ec. Jhon Lewerissa didampingi anggota Mohammad Saman Bugis, S.Sos, Syarif Nari, S.H., M.H, Nuryadi, Permadi Mahardika, S.AP dan Lusiana Safitri, A.Md.Keb.

Dalam pertemuan ini, warga kelurahan Klasabi menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan yang mereka alami di wilayahnya, antara lain:

1. Kantor kelurahan Klasabi diharapkan memiliki gedung sendiri dan tidak lagi menyewa.

2. Permintaan pemberian insentif bagi ketua RT/RW.

3. Perbaikan jalan di Kompleks Kokoda, wilayah Kelurahan Klasabi.

4. Penanganan jalan rusak.

5. Penyediaan air bersih.

6. Kelanjutan program PKH (Program Keluarga Harapan) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai).

Ketua DPR Kota Sorong, Drs. Ec. John Lewerissa mengatakan, aspirasi utama warga berkaitan dengan kebutuhan pembangunan kantor kelurahan yang representatif.

“Aspirasi warga Klasabi yang pertama adalah soal kantor kelurahan. Kondisi lahan di sini cukup sulit karena untuk mencari tanah dengan luas 800 hingga 1.000 meter persegi agak susah. Kami akan berdiskusi dengan dinas pertanahan. Jika memang tidak tersedia lahan sesuai standar, maka pemerintah daerah perlu membeli lahan yang ada agar pembangunan kantor bisa dilakukan,” ujar Onny sapaan akrab Jhon Lewerissa.

Ia juga menyoroti masalah banjir rob yang sering terjadi di wilayah Kokoda. Dimana setiap kali hujan warga di Kokoda mengalami banjir rob. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah sudah memiliki rencana dan master plan. Nantinya, pembangunan kolam retensi di sekitar area Mall Paragon diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan banjir tersebut.

“Pemerintah sudah memiliki rencana dan master plan untuk mengatasi banjir rob ini. Semoga bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan banjir tersebut,” ujarnya.

John menambahkan, pihaknya akan terus mendorong agar anggaran dan program yang berkaitan dengan penanganan banjir serta kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut bisa segera terealisasi.

Terkait bantuan sosial, John juga menyoroti persoalan PKH dan BLT yang kerap menimbulkan keluhan di masyarakat.

“Selama ini data penerima bantuan ternyata tidak sepenuhnya berasal dari kelurahan, melainkan dari data statistik. Karena itu, saya merekomendasikan agar Komisi IV menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik, supaya validasi data bisa dilakukan dari tingkat kelurahan. Dengan begitu, warga yang benar-benar berhak bisa menerima haknya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Kota Sorong, Mohammad Saman Bugis, menambahkan bahwa banyak warga mengeluhkan hilangnya nama mereka dari daftar penerima bantuan sosial tanpa penjelasan yang jelas.

“Banyak masyarakat yang biasanya menerima PKH atau BLT tiba-tiba tidak lagi terdaftar di sistem. Setelah kami konfirmasi ke Dinas Sosial, dijelaskan bahwa sistem pusat secara otomatis menonaktifkan penerima yang anaknya sudah kuliah. Namun masyarakat masih kebingungan untuk mendaftar ulang karena prosesnya melalui aplikasi,” ujar Saman.

Ia menegaskan, Komisi IV akan menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan evaluasi dan akan segera mengadakan Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Sosial sebagai mitra kerja.

“Kami akan memperjuangkan hak masyarakat, terutama mereka yang memang layak dan membutuhkan bantuan. Banyak dari mereka adalah janda, buruh harian, dan warga yang hidupnya masih serba kekurangan. Ini yang harus benar-benar diperhatikan,” tutupnya. (*/Mar)

Tentang penulis

DPRK Kota Sorong Gelar Reses Ke-III di Klasabi, Warga Kokoda Sampaikan Aspirasi  Salah Satunya Keluhkan Banjir Rob 2 mystery

Marni

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Wali Kota: Pemkot Tidak Dapat Bekerja Sendiri Selesaikan Berbagai Persoalan
Next: Sahertian Minta Perusahaan Tambang Sebelum Beroperasi Harus Kantongi Izin

Related News

IMG-20260601-WA0042
Polisi amankan ribuaan minuman ilega jenis cap tikus (foto istimewa)
2 min read
  • Metro

Polda Papua Barat Daya Ungkap Peredaran Dan Pembuatan Miras ilegal Cap Tikus Di Sorong

Marni Senin, 1 Juni 2026
IMG-20260528-WA0001
1 min read
  • Metro

Kecelakaan Tunggal di Kota Sorong, Seorang Pengendara Tewas Terjatuh ke Parit  

Marni Kamis, 28 Mei 2026
IMG-20260527-WA0010
2 min read
  • Metro

Idul Adha 1447 H, Pelindo Regional 4 Sorong Bagikan Hewan Kurban ke Masyarakat

Marni Rabu, 27 Mei 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-06-02-11-48-39-474_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Noach Desak Pemprov Prioritaskan Rehabilitasi Fasilitas Asrama Sekolah Siwalima

Q Selasa, 2 Juni 2026
IMG-20260602-WA0031
1 min read
  • Kesehatan

RSUD Sele Be Solu Genjot Persiapan Akreditasi,Sudah 80 Persen

Marni Selasa, 2 Juni 2026
Screenshot_2026-06-02-11-15-24-640_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Peringati Hari Lahir Pancasila, BRI BO Langgur Teguhkan Semangat Kebangsaan dan Pelayanan

Q Selasa, 2 Juni 2026
Screenshot_2026-06-02-10-12-01-382_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Wawali Tegaskan Pelaku Ekonomi Digital Harus Masuk dalam Peta Data Pembangunan Daerah

Q Selasa, 2 Juni 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d