
Tujuh pejabat JPTP, di lingkup Pemkot Ambon resmi dilantik oleh Wali Kota, Bodewin M. Wattimena, Jumat (19/12/2025), di Balai Kota Ambon. Foto-Q/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi dilantik oleh Wali Kota Bodewin M. Wattimena, Jumat (19/12/2025), di Balai Kota Ambon.
Pelantikan itu menjadi wujud penepatan janji, setelah hasil seleksi resmi dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Surat Keputusan Wali Kota nomor 6945 Tahun 2025 yang dikeluarkan pada hari yang sama mengatur pemberhentian dan pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke jabatan pimpinan tinggi tersebut.
Menurut Wali Kota dalam sambutannya, pelantikan didasarkan pada Surat Nomor 19/PANSEL/JPTP/XII/2025, yang mencatat hasil penilaian seluruh tahapan seleksi dan rekomendasi BKN.
Para pejabat yang baru dilantik sebagai berikut:
1. Henly Claudya Simatauw sebagai Kepala Dinas Perikanan
2. Alfian Lewenussa sebagai Sekretaris DPRD Kota Ambon
3. Herman Semmy Tetelepta sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
4. dr. Johan Stefanus Norimarna sebagai Kepala Dinas Kesehatan
5. Marsia Mulan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
6. Siegers Vebyana sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM
7. Frits Raimond M. Tatipikalawan sebagai Kepala Pelaksana BPBD.

Wali Kota mengaku, tujuan pelantikan sebelum berakhir Tahun Anggaran 2025 adalah, agar para pejabat bisa mempersiapkan diri sepenuhnya, sehingga di awal 2026 mereka sudah bisa bekerja dengan kewenangan penuh, tanpa lagi ada jabatan yang diisi oleh Pejabat Penjabat Tugas (Plt).
“Di tahun depan, saudara memiliki wewenang penuh memutuskan berbagai hal di masing-masing OPD, dengan berkoordinasi baik,” ujarnya.
Wali Kota juga mengaku, tantangan kinerja tahun 2026 akan semakin kompleks, karena akan ada pemotongan Transfer Pusat ke Daerah (TKD), yang berdampak pada implementasi visi-misi dan program kerja setiap OPD.
“Kita harus menyesuaikan diri di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, tetapi tetap memastikan kemajuan kota, dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” jelasnya.
Selain itu dia mengatakan, akan dilakukan seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Kota Ambon pada pertengahan hingga akhir Januari mendatang, yang akan dibuka untuk siapa saja yang memenuhi syarat.
“Proses pelantikan pejabat definitif sendiri melalui tahapan asesmen dari Kementerian Dalam Negeri, seleksi panitia, dan pertimbangan teknis BKN, yang menjadi alasan hasil seleksi baru dikeluarkan akhir-akhir ini,” tandas Wali Kota.




