
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan sejumlah langkah penting, untuk meningkatkan layanan transportasi dan mengoptimalkan tata kelola lalu lintas di wilayah kota.
Serangkaian upaya ini mencakup, pemeliharaan infrastruktur lalu lintas, penataan fasilitas terminal, hingga program patroli serta rekayasa lalu lintas rutin, yang bertujuan untuk menekan tingkat kemacetan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
“Pengembangan sektor transportasi dan pengaturan lalu lintas, merupakan salah satu prioritas kami dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi kota, dan meningkatkan kualitas hidup warga Ambon,” ujar Wali Kota kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Senin (5/1/2026).
Dalam pemeliharaan infrastruktur lalu lintas, kata Wali Kota, Dishub Ambon telah menyelesaikan pekerjaan perbaikan, dan penyesuaian lampu lalu lintas di 12 ruas jalan utama yang menjadi titik keramaian dan sering menjadi sumber masalah lalu lintas.
Dia menyebut, pemeliharaan lampu lalu lintas ini meliputi pemeriksaan kelengkapan peralatan, penggantian komponen yang rusak, serta penyesuaian waktu kerja lampu sesuai dengan kondisi lalu lintas harian.
“Dengan lampu lalu lintas yang berfungsi optimal, kami berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, dan memperlancar aliran kendaraan, terutama pada jam sibuk,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Wali Kota, Pemkot Ambon juga melakukan penataan ulang Terminal Mardika, sebagai salah satu pusat transportasi utama di kota.
Penataan ini mencakup pembagian zona parkir yang lebih teratur, untuk kendaraan umum dan pribadi, perbaikan fasilitas penunggu seperti bangku dan tempat duduk, pemasangan rambu petunjuk yang jelas, serta peningkatan kebersihan dan keamanan area terminal.
“Terminal Mardika menjadi gerbang utama bagi banyak masyarakat yang menggunakan transportasi darat, untuk bepergian keluar dan masuk kota. Dengan penataan yang lebih baik, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan aman bagi setiap pengguna jasa transportasi di sini,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, untuk mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi di beberapa titik strategis, Dishub juga menjalankan program patroli lalu lintas secara berkala, dan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan kondisi aktual.
Patroli dilakukan oleh petugas lalu lintas Dishub bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease pada jam sibuk pagi dan sore hari, serta pada saat acara besar atau hari libur nasional.
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan meliputi penyesuaian arah aliran kendaraan di beberapa ruas jalan, pembatasan parkir di zona rawan kemacetan, serta pemasangan rambu larangan dan perintah yang lebih jelas.
Wali Kota juga menegaskan, bahwa upaya ini akan terus diperkuat dan dikembangkan di tahun mendatang.
“Kami akan terus melakukan evaluasi berkala, untuk melihat efektivitas program yang telah berjalan dan mengidentifikasi area mana yang masih perlu mendapatkan perbaikan lebih lanjut. Kerjasama dengan seluruh pihak terkait, dan dukungan dari masyarakat juga sangat penting, untuk keberhasilan upaya ini,” pungkasnya.
Ke depan, kata Wali Kota, Pemkot Ambon melalui Dishub juga berencana untuk mengembangkan sistem informasi lalu lintas yang lebih modern, dan meningkatkan aksesibilitas transportasi umum sebagai alternatif bagi masyarakat, untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.




