Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Maluku

  • Maluku

Komisi IV Soroti Pelayanan RSUP Leimena, Ini Pemicunya

Q Senin, 19 Januari 2026 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
image_search_1768784034189

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury. Foto-Ist/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Kasus kematian Lenda Maelisa, pegawai Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon yang dirawat di RSUP Dr. Leimena Ambon, menjadi sorotan serius Komisi IV DPRD Provinsi Maluku.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury menegaskan, pelayanan kesehatan tidak boleh dikorbankan demi persoalan administrasi, khususnya terkait BPJS.

Wattimury kemudian mengajukan sejumlah pertanyaan krusial yang membutuhkan klarifikasi terbuka dari pihak rumah sakit, setelah sebelumnya ada klasifikasi dari pihak RSUP Leimena.

Menurutnya, masyarakat berhak tahu apakah kebijakan rumah sakit benar-benar menetapkan kelengkapan administrasi BPJS, sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan pelayanan.

“Kita perlu konfirmasi, apakah pasien dengan proses administrasi BPJS yang belum tuntas benar-benar harus ditolak, atau tidak mendapatkan perawatan yang layak,” tegas Wattimury, saat dihubungi dari Ambon, Senin (19/1/2026).

Selain itu, dia juga mengkritik kebijakan yang dinilai kurang tepat, jika memang rumah sakit mengizinkan pasien pulang dalam kondisi fisik yang belum stabil.

“Bagaimana mungkin pasien yang masih terpasang infus, dan secara medis belum layak pulang, diperbolehkan untuk kembali ke rumah?,” tanya dia.

Wattimury menekankan, bahwa sebagai rumah sakit pemerintah, RSUP Dr. Leimena seharusnya menjadikan nilai kemanusiaan sebagai prioritas utama.

Kondisi ekonomi masyarakat Maluku yang sebagian besar berada di bawah rata-rata nasional menjadi alasan penting, agar pelayanan tidak hanya berdasarkan kemampuan membayar, atau kelengkapan administrasi.

“Negara ada untuk melindungi seluruh warga negaranya, termasuk memberikan akses kesehatan yang layak. Banyak orang yang mungkin tidak mampu secara finansial, tapi mereka tetap membayar pajak dan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Informasi dari pihak Unpatti Ambon menunjukkan, bahwa iuran BPJS almarhumah Lenda Maelisa sebenarnya sudah dibayarkan secara tepat waktu.

Hal ini mengindikasikan adanya kurang koordinasi antara rumah sakit dan pihak BPJS yang perlu segera diperbaiki.

“Kesalahan dalam administrasi tidak boleh sampai menimbulkan konsekuensi fatal seperti ini. Jika uang menjadi ukuran utama dalam pelayanan kesehatan, maka esensi kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila akan hilang sama sekali,” tegas Wattimury.

Menurutnya, kasus serupa telah terjadi beberapa kali sebelumnya, dan harus dijadikan pembelajaran bagi seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi Maluku.

Untuk itu, kata Wattimury, Komisi IV DPRD Provinsi Maluku berencana menggelar rapat koordinasi dengan mengundang Direktur RSUP Dr. Leimena, perwakilan BPJS Kesehatan, serta Dinas Kesehatan Provinsi Maluku.

“Tujuan pertemuan tersebut adalah, untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan membuat kebijakan, agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang,” tandas Wattimury.

Tentang penulis

Komisi IV Soroti Pelayanan RSUP Leimena, Ini Pemicunya 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Jemaat GPM Toisapu Gelar Persidangan ke-41 Gunakan Teknologi Digital
Next: Pemkot Ambon Siap Basmi Parkir Liar

Related News

image_search_1772706647674
2 min read
  • Maluku

Kelilauw: Produk Kadaluwarsa Masih Beredar di SBT

Q Sabtu, 7 Maret 2026
Screenshot_2026-03-05-19-41-20-943_com.android.chrome
2 min read
  • Maluku

Penentuan Lokasi MIP di Ambon Berdasarkan Studi Kelayakan Bank Dunia

Q Jumat, 6 Maret 2026
Screenshot_2026-03-05-21-51-24-333_com.android.chrome
2 min read
  • Maluku

NUSAMBA Gelar Buka Puasa untuk Kuatkan Persaudaraan Nusalaut-Ambalau

Q Kamis, 5 Maret 2026

Berita lainnya

Screenshot_20260307_145649_Gallery
Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya ,(foto/Mar)
2 min read
  • Metro

Pengukuhan DPP Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Papua Barat Daya Di kukuhkan , Elisa Kambu Jadi Ketua Umum  

Marni Sabtu, 7 Maret 2026
image_search_1772706647674
1 min read
  • Maluku

Kelilauw: Produk Kadaluwarsa Masih Beredar di SBT

Q Sabtu, 7 Maret 2026
Screenshot_2026-03-07-10-33-00-205_com.android.chrome
2 min read
  • Politik

PPP Maluku Minta Klarifikasi Status Ketua DPW

Q Sabtu, 7 Maret 2026
Screenshot_20260307_003604_Samsung Internet
2 min read
  • Serba-serbi

Vega Prime Hotel : Buka Puasa Bersama ke-8, Bagikan 50 Paket Sembako dan Ada Program Jumat Berkah  

Marni Sabtu, 7 Maret 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d