
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Ambon, Jopie Silanno. Foto-Ist/BA
Ambon, BeritaAktual.co – Alokasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 30 desa, serta negeri di Kota Ambon tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup tajam.
Pagu yang diterima menunjukkan angka yang bahkan lebih rendah, jika dibandingkan dengan tahun 2023, setelah mengalami kenaikan berturut-turut pada dua tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Jopie Silanno mengaku, penurunan besaran alokasi ini tercatat jelas ketika dibandingkan dengan data tahun 2025 yang lalu.
“Kami telah menerima data pagu untuk tahun 2026, dan ternyata alokasi DD serta ADD mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan periode tahun-tahun sebelumnya,” kata Jopie kepada wartawan, di Ambon, Jumat (23/1/2026).
Menurut dia, perkembangan alokasi dana desa selama beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang naik, sebelum akhirnya menurun drastis di tahun ini. Pada tahun 2023, alokasi ADD dicatat sebesar Rp 67.589.651.800, sehingga total keseluruhan dana desa (DD + ADD) mencapai Rp 98.069.736.800.
Kemudian pada tahun 2024, terjadi peningkatan dengan DD sebesar Rp 31.238.989.000 dan ADD sebesar Rp 72.077.802.262, menjadikan total alokasi mencapai Rp 103.316.791.263.
Peningkatan lebih lanjut tercatat pada tahun 2025, dimana DD mencapai Rp 33.818.029.000 dan ADD sebesar Rp 73.090.479.310, dengan total keseluruhan mencapai Rp 106.908.499.310.
“Namun kondisi berbalik pada tahun 2026. Alokasi DD tahun ini hanya sebesar Rp 29.283.492.000 dan ADD sebesar Rp 61.777.419.900, sehingga total keseluruhan menjadi Rp 91.060.911.900. Angka ini bahkan lebih rendah, jika dibandingkan dengan alokasi yang diterima pada tahun 2023,” tandas Jopie.





