
Rapat kerja Komisi I DPRD Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten SBB dan Pemprov Maluku, yang berlangsung di ruang Komisi I, Kamis (2/4/2026). Foto-Q/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Proses hibah lahan yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir, kembali menjadi perhatian Komisi I DPRD Provinsi Maluku.
Dalam rapat bersama Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, yang berlangsung di ruang Komisi I, Kamis (2/4/2026), sejumlah catatan disampaikan terkait pentingnya kejelasan tahapan, serta penguatan koordinasi antar pihak.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Solichin Buton menegaskan, setiap proses hibah harus dijalankan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia mengingatkan, agar seluruh pihak mengedepankan transparansi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Meskipun proses telah menunjukkan perkembangan, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, baik dari sisi administrasi maupun teknis,” kata Buton.
Ia juga menilai, munculnya berbagai tanggapan, termasuk penolakan dari sebagian pihak, merupakan dinamika yang harus disikapi secara bijak.
“Proses ini sudah berjalan dan ada progres. Namun, semua tahapan harus dipastikan dilakukan secara terbuka, dan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut juga terungkap, bahwa rencana hibah lahan sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah daerah, dan telah melalui tahap koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait. Meski demikian, komunikasi lanjutan dinilai masih perlu diperkuat.
Solichin menegaskan, DPRD melalui Komisi I akan terus mengawal jalannya proses tersebut agar tetap berada pada koridor hukum.
Ia juga mengingatkan, agar semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, tanpa melihat perkembangan yang ada.
“Koordinasi harus terus ditingkatkan agar setiap tahapan bisa berjalan lancar dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” tegasnya.
Dengan demikian, lanjut Buton, proses hibah lahan yang sedang berjalan diharapkan dapat diselesaikan dengan baik, serta memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat.




