
KOTA SORONG,BeritaAktual.co – Layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG Sawagumu terpaksa ditutup sementara. ditemukan Belatung dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa selama dua hari berturut-turut.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya sekaligus Satgas MBG Papua Barat Daya, Ahmad Nasrau, menjelaskan bahwa insiden pertama terjadi pada Selasa (22/4/2026) dengan menu ikan goreng, dan berulang pada Rabu (23/4/2026). Pada hari kedua, menu yang disajikan adalah ikan kuah kuning, tumis kacang panjang, tempe, buah kelengkeng, dan nasi.
“Informasi awal diperoleh dari pihak sekolah dan guru, yang kemudian disampaikan kepada Kepala SPPG. Informasi tersebut menyebar ke media sosial WhatsApp dengan narasi bahwa siswa menerima menu ikan yang terdapat beberapa ulat yang masih hidup,” ujar Nasrau melalui pesan whatsapp
Berdasarkan keterangan guru di Sekolah Oikumene, ulat tersebut hanya ditemukan dalam satu wadah makanan milik siswa yang sama bernama Rahmatia selama dua hari berturut-turut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang terdiri dari KSSPG, Ahli Gizi, Akuntan, SPPI, dan Aslap segera mendatangi sekolah untuk memeriksa semua wadah makanan dan berkoordinasi dengan guru.

Selain itu, pada pukul 13.30 WIT, KAREG bersama KORWIL melakukan pemeriksaan sisa makanan di SPPG Kota Sorong Utara, Sawagumu, serta di sejumlah ompereng dari dua sekolah berbeda. Dari pengecekkan tersebut tidak ditemukan ulat pada sisa makanan siswa lainnya.
Namun, pemeriksaan fasilitas SPPG menemukan kondisi kebersihan yang masih kurang memadai, terbukti dengan banyaknya lalat yang berkeliaran di lingkungan tersebut.
“Kejadian tersebut sudah dilaporkan langsung kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Dirtauwas Wilayah 3. Selanjutnya, Dirtauwas Wil 3 memerintahkan SPPG tersebut ditutup sementara sejak Kamis 23 April 2026 guna melakukan evaluasi dan pembenahan fasilitas hingga waktu yang belum ditentukan,” tegasnya.
Sebelumnya, pada Kamis 23 April 2026 , Dinas Kesehatan Kota Sorong juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan sampel makanan dan fasilitas. Pihak SPPG juga telah berkoordinasi dengan sekolah terkait temuan tersebut .(Mar)







