
Penyerahan hadiah kepada warga binaan, yang berhasil menjadi pemenang dalam berbagai perlombaan, yang telah diselenggarakan, Senin (27/4/2026). Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai berakhir dalam suasana penuh kebahagiaan.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada warga binaan, yang berhasil menjadi pemenang dalam berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan, Senin (27/4/2026).
Kegiatan penyerahan hadiah dilaksanakan di lapangan blok hunian dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, didampingi oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus apresiasi atas partisipasi aktif, yang ditunjukkan oleh warga binaan dalam memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HBP.
Berbagai jenis perlombaan telah diadakan sebelumnya, antara lain lomba karaoke, sepak bola gawang mini, cerdas cermat, hingga lomba estafet sarung.
Antusiasme yang sangat tinggi tampak jelas dari keterlibatan seluruh peserta, yang mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, La Joi menegaskan, bahwa kegiatan pembinaan yang dikemas melalui pendekatan olahraga dan kesenian memberikan dampak yang sangat baik terhadap kondisi mental, dan hubungan sosial antarwarga binaan.
“Kegiatan seperti ini membantu menciptakan lingkungan yang kondusif dan menyenangkan. Ketika kondisi pikiran dan perasaan warga binaan menjadi sehat dan positif, maka proses pembinaan serta persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat akan berjalan dengan lebih baik,” ujarnya.
Salah satu warga binaan berinisial IB mengungkapkan rasa gembiranya setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan ini menjadi sarana hiburan sekaligus penyemangat di tengah masa menjalani hukuman.
“Kegiatan seperti ini membuat kami merasa senang dan terhibur. Selain itu, hal ini juga memberikan semangat baru, serta menjadi kesempatan bagi kami untuk menyalurkan bakat dan hobi yang kami miliki,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh warga binaan lain berinisial IK yang mengikuti lomba estafet sarung.
Ia menyampaikan, bahwa kegiatan ini mampu mempererat rasa kebersamaan, baik antar sesama warga binaan maupun dengan para petugas pemasyarakatan.
“Kami bisa tertawa bersama dan bekerja sama dengan lebih kompak. Untuk sesaat kami dapat melupakan beban yang kami rasakan, dan merasa diperlakukan serta dihargai sebagai manusia yang utuh,” ungkapnya.
Penutupan rangkaian kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan pelaksanaan program pembinaan yang berlandaskan pada prinsip kemanusiaan di Lapas Wahai.
Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga berhasil menanamkan dan memperkuat nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, sportivitas, serta semangat untuk melakukan perubahan menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, diharapkan nilai-nilai positif yang telah terbentuk ini senantiasa terjaga dan menjadi bagian dari proses pembinaan.
Hal ini akan terus mendampingi warga binaan, dalam menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan lembaga pemasyarakatan, hingga nantinya mereka siap kembali bergabung dan berkontribusi di tengah masyarakat.




