
Lapas Kelas III Wahai dan Koramil 1502-05/Wahai menggelar razia mendadak, di seluruh blok hunian warga binaan, Minggu (17/5/2026) malam. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Menutup momentum libur panjang, sekaligus memastikan kesiapan menjelang hari pertama kerja, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai langsung memperkuat pengamanan internal dengan menggandeng Koramil 1502-05/Wahai, untuk menggelar razia mendadak di seluruh blok hunian warga binaan, Minggu (17/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Usman Bakri ini, sebagai langkah deteksi dini, guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban pascalibur panjang.
“Momentum setelah libur panjang sering kali menjadi titik rawan, sehingga kita tidak boleh lengah sedikit pun. Kami harus memastikan, kondisi Lapas Wahai benar-benar steril, aman, dan kondusif sebelum seluruh aktivitas kedinasan kembali berjalan normal esok hari,” tegas Usman.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan dari Lapas dan Koramil Wahai menyisir satu per satu kamar hunian dengan pendekatan yang humanis, namun tetap tegas dan teliti.
Pemeriksaan dilakukan di seluruh sudut ruangan, loker penyimpanan barang, hingga fasilitas umum yang ada di dalam blok hunian.
Berdasarkan hasil pelaksanaan razia tersebut, petugas tidak menemukan barang berbahaya maupun narkoba.
Aparat hanya mengamankan beberapa benda terlarang berskala kecil, berupa satu korek api gas dan satu botol parfum kaca, yang selanjutnya didata untuk dimusnahkan.
Perwakilan Koramil Wahai, Hamim Baadia menegaskan, kesiapan pihaknya untuk terus mendukung langkah pengamanan yang dilakukan Lapas Wahai, demi menjaga stabilitas wilayah.
“Kami selalu siap sedia mendukung Lapas Wahai, dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi seperti ini harus terus dirawat dan ditingkatkan, agar ruang gerak bagi potensi pelanggaran hukum dapat kita persempit bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi menilai, kolaborasi yang terjalin bersama pihak TNI menjadi bukti nyata komitmen, dalam menjaga integritas institusi pemasyarakatan.
“Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam menjaga kondusivitas lingkungan Lapas, terutama dalam mengantisipasi situasi pascalibur panjang. Kehadiran rekan-rekan dari Koramil Wahai adalah bukti nyata, bahwa sinergi antarlembaga berjalan dengan sangat baik. Razia ini bukan bertujuan untuk menakut-nakuti, melainkan merupakan tindakan preventif demi keselamatan, dan kenyamanan bersama menjelang hari pertama kerja,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro.
Ia menilai langkah progresif yang dilakukan jajaran Lapas Wahai bersama Koramil menunjukkan keseriusan, dalam menutup celah kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami berharap, koordinasi yang interaktif seperti ini tidak hanya menjadi agenda sementara saat momen libur saja, melainkan dijadikan agenda rutin yang terjadwal, demi menjaga marwah institusi pemasyarakatan yang senantiasa bersih dan berintegritas,” harap Ricky.
Razia gabungan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap menjaga suasana yang kondusif.
“Melalui penguatan sinergi antar lembaga ini, Lapas Wahai dan Koramil Wahai menunjukkan komitmen bersama, dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk gangguan keamanan,” tutup Ricky.





