
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Puluhan pedagang perempuan yang tergabung dalam Mama-mama Pedagang Pasar Modern Rufei melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Sorong, Selasa (19/5/2026).
Aksi ini digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kondisi dan keberlangsungan aktivitas pasar yang dinilai selama ini kurang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Sorong.
Dalam orasinya, salah satu perwakilan pedagang, Meri Salamuk, menyampaikan kekecewaan mendalam lantaran selama empat tahun terakhir, pihak pemerintah daerah mulai dari Pejabat hingga Walikota Sorong saat ini, Septinus Lobat, belum pernah sekalipun turun langsung meninjau atau melihat kondisi riil di Pasar Modern Rufei.
“Kami sudah empat tahun berdagang di sini, namun tidak pernah ada pejabat pemerintah, termasuk Pak Wali Kota Septinus Lobat, yang datang melihat keadaan kami di pasar ini. Rasanya keberadaan kami tidak diperhatikan,” ungkap Meri di hadapan massa aksi.
Para pendemo meminta pertemuan langsung dengan Wali Kota Sorong, namun diketahui bahwa Septinus Lobat sedang berada di luar kota.
Melalui aksi ini, Meri menyampaikan empat poin tuntutan utama yang menjadi harapan seluruh pedagang di sana.
Meminta izin agar transportasi taksi kota dapat beroperasi dan berputar di lingkungan Pasar Modern Rufei untuk memudahkan akses pembeli. Menuntut pemekaran atau pembentukan Kepolisian Sektor (Polsek) baru di wilayah sekitar pasar guna menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain itu, para pedagang juga menyampaikan pesan politik tegas. Mereka berjanji akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah jika aspirasi dan kebutuhan mereka segera didengar dan dipenuhi. Sebaliknya, jika tuntutan mereka diabaikan, mereka mengancam akan mengosongkan Pasar Modern Rufei sebagai bentuk protes lebih lanjut.
Merespons aksi tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Sorong, Jeremias Gembenop, hadir mewakili pimpinan pemerintah daerah untuk menerima aspirasi massa.
Ia menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas keberanian para pedagang menyampaikan keluh kesah, serta mengakui bahwa dalam perjalanan pembangunan pasti ada tantangan dan hambatan, baik dari sisi masyarakat di lingkungan pemerintah.
Jeremias menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap apa yang disampaikan para pedagang.
Ia juga mengundang perwakilan dari Mama-mama pedagang untuk berdiskusi lebih lanjut secara tertutup dan bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Sorong Anshar karim guna membahas solusi konkret atas seluruh tuntutan yang diajukan.
“Saya minta perwakilan mama -mama pedagang pasar modern rufei ketemu Wakil walikota sorong, agar semua persoalan ini bisa kita bahas dan cari jalan keluarnya,” ujar Jeremias menutup pertemuan.(Mar)







