
SORONG, BeritaAktual.co – Sebuah video yang diduga memperlihatkan seorang anggota DPRD Mimika melontarkan pernyataan bernuansa rasis terhadap warga Ambon beredar luas di media sosial dan menuai sorotan publik.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang diduga merupakan anggota DPRD Mimika, Mathius Uwe Yanengga, terlibat adu argumen dengan seorang petugas bandara. Dalam rekaman itu, ia terdengar melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan orang Ambon.
“Kalian-kalian ini (orang Ambon) yang pencuri, penggarong, perusak, membuat ulah. Orang Papua tidak suka kalian itu karena cara-cara begini,” demikian ucapan yang terdengar dalam rekaman tersebut.
Peristiwa itu disebut bermula ketika Mathius Uwe Yanengga diduga tidak diperbolehkan masuk melalui jalur tertentu di area bandara yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Ia kemudian keluar dari kendaraan dan terlibat perdebatan dengan petugas.
Ucapan yang terekam dalam video tersebut kemudian menuai kecaman dari sejumlah pihak. Pernyataan yang mengaitkan perilaku kriminal dengan identitas etnis dinilai berpotensi memperkuat stereotip dan menimbulkan ketegangan antar kelompok masyarakat.
Sebagai pejabat publik, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik memiliki konsekuensi yang lebih besar. Etika komunikasi pejabat menuntut penggunaan bahasa yang menghormati martabat setiap warga, termasuk ketika menghadapi perbedaan pendapat atau persoalan pelayanan. Kritik terhadap petugas seharusnya diarahkan pada persoalan dan disampaikan secara proporsional, bukan dengan membawa-bawa identitas suku atau kelompok tertentu.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana kebersamaan di tengah masyarakat yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Karena itu, publik kini menantikan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan serta langkah yang akan diambil terkait video yang beredar tersebut.





