
SORONG,BeritaAktual.co-Kegiatan Papua Idol Band dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia yang dijadwalkan puncak acaranya pada 4 Desember 2026 resmi dibatalkan. Keputusan tersebut diambil menyusul jumlah peserta yang mendaftar dan mengirimkan video belum memenuhi kuota yang telah ditetapkan panitia.
Koordinator kegiatan Papua Idol Band, Dey Imbiri, mengatakan bahwa pembatalan ini merupakan hasil evaluasi panitia terhadap jumlah peserta yang telah mengikuti proses pendaftaran.
Menurutnya, hingga batas waktu yang ditentukan, jumlah peserta yang mendaftar dan memasukkan video belum mencapai kuota yang menjadi persyaratan pelaksanaan lomba band tersebut yaitu 20 peserta.
“Jumlah peserta yang mendaftar dan memasukkan video tidak sampai pada kuota yang telah ditetapkan panitia. Karena itu, kami memutuskan untuk membatalkan kegiatan ini,” ujar Dey Imbiri.
Dikarenakan jumlah video peserta yang masuk ke panitia dibawah 10 peserta, sehingga Keputusan ini diambil, mengingat biaya yang akan dipergunakan ratusan juta
Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan ketentuan jumlah peserta yang sebelumnya telah ditetapkan oleh panitia tidak memenuhi target.
Dey juga menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mendaftar dan mengirimkan video. Ia mengapresiasi partisipasi para peserta yang telah menunjukkan minat untuk ambil bagian dalam kegiatan Papua Idol Band.
Menurutnya, dukungan dari peserta, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kegiatan ini merupakan hal yang sangat berarti bagi penyelenggara.
Pembatalan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Papua Idol Band dalam upaya menghadirkan ruang bagi generasi muda Papua untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang musik band.
Meski demikian, semangat untuk mendorong perkembangan musik band serta memberikan kesempatan kepada talenta-talenta muda Papua tetap menjadi bagian dari tujuan Papua Idol Band.
Dengan adanya pemberitahuan ini, panitia berharap seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung kegiatan dapat memahami keputusan pembatalan ini.(***)





