
SORONG, BeritaAktual.co – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, menegaskan pentingnya pelatihan penerapan Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (ARKAS) bagi para pengelola keuangan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Raja Ampat.
Menurut Adolof, pelatihan ini dilakukan seiring dengan semakin meningkatnya alokasi dana desentralisasi fiskal yang diterima sekolah-sekolah dari pemerintah pusat maupun daerah. Seiring bertambahnya anggaran yang dikelola, pengelolaan keuangan tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan harus berbasis aplikasi agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
“Pengelolaan keuangan hari ini sudah beralih dari proses manual ke sistem aplikasi. Itulah mengapa kami melatih para pengelola keuangan sekolah, khususnya di SLB, agar memiliki kapasitas yang memadai dalam mengelola anggaran yang diterima sekolah,” ujar Adolof.Saat Penutupan kegiatan Aplikasi Arkas ,Kamis (29/10/2026)
Ia berharap, dengan penguasaan aplikasi ARKAS, penyusunan laporan keuangan sekolah dapat diselesaikan tepat waktu dan memiliki kualitas yang baik. Akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, lanjutnya, harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dengan baik melalui penggunaan sistem yang terstandar.
“Pemerintahan saat ini telah bergerak menuju sistem elektronik dan daring. Semua aktivitas dilakukan secara terhubung. Melalui pelatihan ini, pengetahuan para pengelola sekolah bertambah dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan yang lebih profesional,” tegasnya.(Mar)







