Belum Sampai 30 Menit, Satu Anggota Penjaga Bendera Bersenjata Lengkap Pingsan 1 IMG 20210817 WA0080
Tim dari Palang Merah Indonesia masuk lapangan dan membantu Anggota penjaga bendera yang pingsan [Foto: ARY]
Metro

Belum Sampai 30 Menit, Satu Anggota Penjaga Bendera Bersenjata Lengkap Pingsan

Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, BeritaAktual.co – Moment peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-76 merupakan bentuk refleksi perjuangan pahlawan terdahulu yang gugur di medan perang. Peringatan momen ini turut dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong yang digelar di halaman kantor Bupati Sorong dengan menerapkan protokol kesehatan, Selasa 17 Agustus 2021.

Kondisi cuaca di bawah sengatan matahari tidak mengurangi hikmat pelaksanaan upacara yang berlangsung dengan sederhana, walaupun diwarnai sejumlah kendala dalam proses  pelaksanaan, mulai dari adanya kelalaian panitia hingga salah satu anggota polisi bersenjata lengkap dari Polres Sorong yang dipercayakan sebagai penjaga bendera pingsan tepatnya dibawah tiang bendera.

Dengan cepat tim dari Palang Merah Indonesia yang tergabung dalam tim kesehatan segera menuju lapangan memberikan pertolongan dengan mengangkut menggunakan tandu selanjutnya dibawa untuk mendapatkan tindakan medis.

Belum Sampai 30 Menit, Satu Anggota Penjaga Bendera Bersenjata Lengkap Pingsan 4 IMG 20210817 WA0081
Upacara tetap berlangsung meski satu Anggota yang pingsan ditandu keluar lapangan [Foto: ARY]
Tentunya peristiwa ini menjadi perhatian khusus seluruh peserta dan tamu undangan yang sedang mengikuti upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Termasuk Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru SH, M.Si yang masih berdiri selaku Inspektur upacara.

Wakapolres Sorong, Kompol Emmy  Fenitiruma, S. Sos secara khusus kepada media ini menerangkan, sebelumnya telah dipersiapkan secara baik oleh seluruh jajaranya yang dipercayakan bertugas menjaga bendera, namun keadaan real saat dilapangan terkadang tidak mampu diprediksi, dari persiapan yang telah dilakukan.

“Kami sudah persiapkan secara maksimal cuma terkadang kita tidak mampu memprediksi situasi real saat sebelum dan ketika pelaksanaan berlangsung, kondisi fisik bisa saja menjadi salah satu penyebab termasuk kemungkinan kesiapan mental mungkin saja grogi atau gugup sehingga bisa juga mempengaruhi anggota tersebut,” terangnya sembari menambahkan, anggotanya yang pingsan merupakan Bintara baru yang baru saja usai mengikuti pendidikan pada penerimaan bintara Polri beberapa waktu lalu. [ary]


Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.