BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Buruk di Wilayah Maluku

Bagikan berita ini

KOTA AMBON, BeritaAktual.co – Menyikapi potensi cuaca buruk yang kemungkinan dialami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mengimbau masyarakat Maluku untuk tetap waspada.

Untuk itu, BMKG meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan curah yang lebat dan sangat lebat yang dapat disertai dengan kilat/petir serta angin kencang.

“Begitu pun terhadap penurunan jarak pandang secara tiba-tiba, serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang dan gelombang tinggi,” ujar Kepala BMKG Maluku, Kamari dalam siaran persnya, yang diterima wartawan, di Ambon, Rabu (5/3/2025).

Berdasarkan hasil analisis, lanjut dia, kondisi cuaca buruk terjadi dikarenakan kondisi atmosfir yang dapat memicu terjadinya cuaca signifikan di Maluku, diantaranya adanya daerah tekanan rendah di wilayah utara Australia, yang menyebabkan terjadinya daerah pertemuan angin serta perapatan massa udara, dan bergerak ke selatan Papua hingga ke wilayah Maluku.

“Dengan ENSO atau El Nino Southern Oscillation, yaitu fenomena laut-atmosfer yang terjadi secara berkala dan tidak teratur yang melibatkan perubahan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang bernilai negatif, yakni -0,89, serta aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yaitu fenomena cuaca yang terjadi di lapisan troposfer, dan dapat menyebabkan cuaca ekstrem berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Maluku,” ungkap Kamiri.

Beberapa kondisi tersebut, lanjut dia, berpengaruh terhadap proses pembentukan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Maluku, yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang sesaat dalam beberapa hari kedepan.

Kamari juga meminta kepada masyarakat, untuk dapat memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrim melalui kanal-kanal informasi BMKG.

Untuk diketahui, wilayah-wilayah yang masuk dalam peringatan dini antara lain, Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Buru dan Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, serta Maluku Barat Daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.