
Juru Bicara Pemerintah Kota Ambon, Ronald Lekransy.
AMBON, BeritaAktual.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengajak masyarakat Kota Ambon, untuk berpartisipasi di Gerakan Pangan Murah (GPM), yang akan berlangsung sejak 20 Mei hingga 3 Juni mendatang.
PLT Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon, yang juga Juru Bicara (Jubir) Kota Ambon, Ronald Lekransy mengaku, tujuan dilaksanakannya gerakan pangan murah adalah, selain untuk membantu menstabilkan pasokan dan harga pangan, juga mampu membantu menekan inflasi, memitigasi dampak kenaikan harga pangan, serta dipercayai dapat membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Karena itu, kami harapkan adanya partisipasi dari masyarakat, untuk membantu menyukseskan gerakan pangan murah, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Ambon,” kata Ronald kepada wartawan, di Ambon, Senin (19/5/2025).
Dia menyebut, dalam rangka menjaga substansi pasokan dan harga pangan, maka Pemkot Ambon melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan kembali menggelar gerakan pangan murah.
“Jadi mulai hari Selasa besok, Pemkot melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan didukung juga oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan mulai menggelar GPM,”ujar Ronald.
Kegiatan GPM ini, kata dia, akan berlangsung di beberapa titik, yakni, tanggal 20 Mei, berlokasi di samping Jembatan Pasar Mardika (Kelurahan Uritetu), tanggal 22 Mei, berlokasi di Halaman Kantor Lurah Nusaniwe, tanggal 27 Mei, berlokasi di Masjid Nur Hidayah, Desa Latta, tanggal 28 Mei, berlokasi di Masjid Darul Hasanah, Desa Poka, dan tanggal 3 Juni, berlokasi di Masjid As Syukur Lorong Aster.
Adapun rincian komoditi yang akan dijual saat pelaksanaan GPM antara lain, Cabe Rawit dengan harga Rp. 40.000/kg, Cabe Keriting dengan harga Rp. 35.000/kg, Sayur Kangkung/Sawi/Bayam dengan harga Rp. 5.000/kg, Bawang Merah/Putih Rp. 25.000/kg, Tomat Rp. 15.000/kg, untuk beras 5 kg dengan harga Rp. 69.000, Telur Rp. 51.000/rak, dan Gula 16.000/kg.







