
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menghindari kebocoran pajak dan retribusi, pemerintah kota Sorong pasangkan 22 alat perekam transaksi online yaitu Transaction Monitoring Device atau TMD di Restoran, Hotel, Hiburan, dan parkiran.
Sebagai langkah lanjutan, pemasangan alat Transaction Monitoring Device dilakukan di beberapa restoran yang berada di Mall Paragon Sorong, Senin (16/6/2025).
Walikota Sorong Septinus Lobat menyampaikan, tujuan pemasangan alat ini untuk memudahkan pihak restoran dalam menghitung dan melaporkan pajak daerah. Sehingga pajak daerah dapat tersampaikan secara online transparan dan akuntabel.
Selain itu, ini dilakukan menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara badan pengelolaan pajak dan retribusi daerah dengan PT Bank Pembangunan Daerah Papua kantor cabang Sorong nomor 584 /23/2019 tentang penilaian pembayaran pajak dan retribusi daerah secara online.
“Kami berharap tahun ini pendapatan anggaran daerah bisa meningkat mencapai 208 miliar,” ucap Walikota.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Demianus Noko menyampaikan bahwa pemerintah kota Sorong mulai melakukan pemasangan tapping box di beberapa lokasi objek pajak restoran untuk memantau dan mencatat setiap transaksi pajak.
“Jumlah alat perekam transaksi pajak yang diberikan oleh PT Bank Papua sebanyak 22 alat yang terdiri dari 2 alat Transaction Monitoring Device (TMD) yang akan di pasang di Restoran, Hotel, Hiburan, dan parkiran secara otomatis terhubung ke sikil perpajakkan di pemerintah kota Sorong,” ujar Demianus Noko.
Di sisi lain, alat TMD ini juga akan memudahkan pihak perpajakan dan pemerintah dalam memantau transaksi di beberapa objek pajak.
Kepala Bank Papua Cabang Sorong, Ade Hari Multi menyampaikan, jika alat perekam pajak secara online baru di lakukan di Aristo Grill House Mall Paragon Sorong.
“Kami Bank Papua cabang Sorong sangat senang dapat berpartisipasi dalam mendukung pemerintah kota Sorong melalui penyediaan alat perekam pajak ini,” ujarnya.
Dikatakan Ade Hari Multi, jumlah alat perekam pajak yang diserahkan le pemerintah kota Sorong sebanyak 103 unit, sementara 81 unit sudah dipasangkan sebelumnya, dan 22 unit baru datang dan segera dipasang sesuai dengan kebutuhan dari Bank Papua di kota Sorong.
“Badan pengelola pajak dan retribusi daerah kota Sorong ini merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Kami mengharapkan dengan adanya alat perekam dapat membantu pemerintah kota Sorong untuk meningkatkan efisiensi anggaran yang akuntabilitas di dalam pendapatan asli daerah atau PAD kota Sorong,” tambahnya.
Pihaknya tambah Ade Hari Multi, siap mendukung program-program pemerintah kota Sorong dan siap berkolaborasi dan memberikan pelayanan masyarakat.
“Kami berharap semoga keberadaan alat pajak perekam pajak dapat digunakan sebaik baiknya untuk kemajuan kota Sorong yang lebih maju,” pungkasnya. (Mar)







