Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • IKLAN
  • TMMD

Beranda Beranda » Daerah

  • Daerah

Wali Kota Tekankan Kesiapan Pemerintah Hadapi Bencana

Rudy Selasa, 24 Juni 2025 3 min read

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20250624-WA0006

Rakor Penanggulangan Bencana yang digelar bersama para camat, raja, kepala desa, dan lurah se-Kota Ambon, yang berlangsung di ruang rapat Vlisingen Balai Kota Ambon, Senin (23/6/2025).

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena tekankan kesiapan pemerintah, untuk menghadapi bencana. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan membangun sistem mitigasi bencana yang tidak hanya bertumpu pada edukasi semata, tetapi lebih pada kesiapan nyata yang bersifat struktural dan operasional.

Demikian ditegaskan Wali Kota dalam arahannya, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana yang digelar bersama para camat, raja, kepala desa, dan lurah se-Kota Ambon, yang berlangsung di ruang rapat Vlisingen Balai Kota Ambon, Senin (23/6/2025).

“Saya ingatkan, bahwa mitigasi bencana bukan hanya sebatas edukasi semata. Kesiapan Pemkot Ambon adalah hal utama, baik dari segi sarana-prasarana maupun penganggaran,” ujar Wattimena.

Menurut dia, untuk menjawab tantangan bencana yang kian kompleks, maka setiap unsur pemerintahan di tingkat wilayah harus terlibat aktif, tidak hanya dalam upaya preventif, tetapi juga dalam perencanaan yang responsif terhadap potensi ancaman.

Wali Kota kemudian menginstruksikan dua langkah strategis kepada jajaran pemerintahan di tingkat bawah, yakni pendataan rumah yang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta penataan ulang pohon-pohon yang berisiko tumbang.

“Pendataan rumah tanpa IMB bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan bencana. Sementara penataan pohon rawan tumbang adalah bentuk mitigasi, yang langsung menyentuh keselamatan warga,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan para camat, raja, kepala desa, dan lurah agar proaktif di wilayah masing-masing, termasuk dalam pelibatan masyarakat dalam pengawasan, dan pelaporan kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana.

Dia menyebut, rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah sinergis antara Pemkot Ambon dan perangkat kewilayahan, guna memperkuat ketahanan daerah terhadap risiko bencana, baik yang bersifat alamiah maupun akibat aktivitas manusia.

“Dengan pendekatan yang lebih konkret dan berbasis data lapangan, kami berharap kedepan, mampu membangun kota yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai bentuk ancaman kebencanaan,” tandas dia.

Untuk diketahui, berdasarkan data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, jumlah rumah dan infrastruktur baik jalan maupun talud yang rusak akibat bencana alam terus bertambah. BPBD mencatat rumah warga yang rusak di kota Ambon kini telah lebih dari 100 unit.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Ambon, Vita Berhitu mengatakan, berdasarkan data terbaru yang diterima, jumlah rumah rusak yang terdata tersebar di lima kecamatan.

“Data terbaru jumlah rumah warga di Ambon yang rusak karena bencana alam sebanyak 143 unit. Ratusan rumah warga yang rusak tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Sirimau, Nusaniwe, Teluk Ambon, Baguala dan Leitimur Selatan,” beber Vita.

Dari sebaran kerusakan, Kecamatan Sirimau terparah terdampak kerusakan baik rumah maupun infrastruktur lainnya. Adapun dari 143 rumah warga yang rusak, sebanyak 115 mengalami kerusakan ringan.

“Dan masing-masing 14 unit rumah mengalami kerusakan sedang dan berat. Dampak kerusakan paling banyak itu terjadi di Kecamatan Sirimau,” sebut dia.

Selain rumah warga, bencana alam juga merusak enam talud penahan longsor dan tiga talud penahan air sungai. Selanjutnya, dua ruas jalan rusak parah akibat longsor. Salah satunya di Kecamatan Leitimur Selatan.

“Termasuk jalan setapak juga rusak. Sedangkan korban luka dan korban jiwa akibat bencana alam, BPBD mencatat dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Untuk korban meninggal dunia bertambah menjadi dua orang, satu di Kudamati Gonga, dan satu di Hatalae,” tandas Vita.

Tentang penulis

Wali Kota Tekankan Kesiapan Pemerintah Hadapi Bencana 2 mystery

Rudy

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Kasus Dugaan Korupsi Hibah KONI Sorsel 2017-2021 Dibuka Kembali Atas Perintah Kejagung
Next: Lisa Wattimena Lepas Kirab Pataka Bangga Kencana

Related News

image_search_1768958379158
1 min read
  • Daerah

2025, Pemkot Ambon Luncurkan Sejumlah Bantuan Bagi Masyarakat

Q Kamis, 22 Januari 2026
IMG-20260113-WA0023
2 min read
  • Daerah

Dugaan Pungli di Pasar Mardika, DPRD Ambon Siap Laporkan ke Kejati

Q Kamis, 22 Januari 2026
Screenshot_2026-01-22-11-40-38-379_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

PTSL 2026 Siap Dimulai, Permasalahan Tanah Ulayat Jadi Fokus Utama

Q Kamis, 22 Januari 2026

Berita lainnya

image_search_1768958379158
1 min read
  • Daerah

2025, Pemkot Ambon Luncurkan Sejumlah Bantuan Bagi Masyarakat

Q Kamis, 22 Januari 2026
IMG-20260122-WA0010
2 min read
  • Metro

PT Gag Nikel Gelar Rakor Eksternal Bersama Jurnalis dan LSM di Kabupaten Sorong

Marni Kamis, 22 Januari 2026
IMG-20260113-WA0023
2 min read
  • Daerah

Dugaan Pungli di Pasar Mardika, DPRD Ambon Siap Laporkan ke Kejati

Q Kamis, 22 Januari 2026
IMG-20260120-WA0021
2 min read
  • Maluku

Komisi III Lakukan Pemetaan Kewenangan Bangun Infrastruktur

Q Kamis, 22 Januari 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d