
AMBON, BeritaAktual.co – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DiskominfoSandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, Smart Economy menjadi pilar penting dalam pembangunan kota cerdas yang berdaya saing.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari upaya membangun Ambon Smart City. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat sektor ekonomi melalui konsep Smart Economy.
Demikian disampaikan Ronald, saat menyampaikan strategi Ambon Smart Economy di Expo Sidang Sinode ke-39 Gereja Protestan Maluku (GPM), atau Expo SS GPM, di Pattimura Park, Sabtu (25/10/2025).
“Transformasi digital bukan pilihan, tapi keharusan. Pemerintah kota sedang memperkuat pelayanan dasar, pemerataan jaminan sosial dan ekonomi, mempercepat ekonomi kreatif, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang modern dan harmonis,” ujar Ronald, dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini di Ambon, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, Smart Economy berperan strategis dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui digitalisasi dan inovasi. Karena itu, Pemkot Ambon kini fokus membangun ekosistem digital yang menopang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi rakyat.
Lekransy menjelaskan, strategi ini akan berhasil bila didukung oleh infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), keamanan digital, serta integrasi layanan publik berbasis platform dan sistem data terpadu.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Ambon harus lahir dari kerja bersama. Pemerintah menyiapkan regulasi dan infrastruktur, perbankan mendorong e-commerce dan literasi digital, akademisi memperkuat riset dan inovasi, sementara masyarakat memanfaatkan semua fasilitas yang ada,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital masyarakat dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun budaya digital yang produktif.
Lekransy optimistis, dengan sinergi dan inovasi berkelanjutan, Ambon dapat tumbuh menjadi kota dengan ekonomi cerdas yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.




