
KOTA SORONG, BeritaAktual.co – Setelah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA), Mahadewa.id melakukan hal yang sama dengan Universitas Muhammadiyah Sorong (UMS) Sorong.
Dengan mengusung program Goes to Campus, Goes to Campus bertekad mendukung kemajuan teknologi di wilayah Papua Barat Daya.
Direktur Mahadewa.id, Rudito Wismoyo menyampaikan apresiasi hangat atas civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sorong menjadi bukti tingginya antusiasme terhadap inisiatif hadirnya Mahadewa.id di wilayah Papua Barat Daya.
“Mahadewa.id datang untuk memberikan edukasi melalui program Goes to Campus. Pemateri yang kami hadirkan murni untuk tujuan edukasi. Selain itu, kami juga telah melakukan penandatanganan MoU sebagai dasar kerja sama lebih lanjut,” ujarnya.
Selain kegiatan edukasi untuk pendidikan tinggi, Mahadewa.id juga membuka peluang program internship (magang), yang sementara difokuskan bagi siswa SMK.
“Untuk mahasiswa, program magang akan disesuaikan dengan jadwal dan kebutuhan tempat magang yang tersedia. “Sementara di kampus, kami lebih fokus pada perekrutan bagi alumni,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelajar dan mahasiswa, Mahadewa.id juga memberikan berbagai program promosi khusus, termasuk hadiah langsung untuk setiap pembelanjaan serta diskon Rp100.000 untuk transaksi senilai Rp1 juta yang dapat digunakan secara kolektif hingga 10 orang.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Muhammad Ali, menyambut baik kehadiran Mahadewa.id yang membawa edukasi tentang Artificial Intelligence (AI) kepada mahasiswa.
“Kalau Mahadewa datang memberikan edukasi terkait AI atau kecerdasan buatan, saya kira itu sangat positif,” ujar Rektor Muhammad Ali.
Namun, ia juga memberikan catatan kritis agar perguruan tinggi lebih proaktif. Menurutnya, idealnya kampus menjadi pihak yang lebih dulu mengedukasi masyarakat tentang hasil penelitian dan inovasi terkait AI, bukan sebaliknya menerima edukasi dari luar.
“Perguruan tinggi seharusnya lebih duluan dan proaktif memberikan edukasi kepada pihak luar. Kondisi sekarang justru terbalik,” tegasnya
Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, terutama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kemajuan teknologi dan transformasi digital. (*/mar)






