Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Maluku

  • Maluku

Banggar DPRD Tekankan Optimalisasi Pendapatan dan Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat

Q Senin, 1 Desember 2025 2 minutes read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20251130-WA0029

Rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku, dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di ruang rapat paripurna, Minggu (30/11/2025) malam. Foto-Q/BA

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Maluku secara resmi menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Laporan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Maluku, dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda APBD Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di ruang rapat paripurna, Minggu (30/11/2025) malam.

Dalam laporan yang dibacakan Plt Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Farhatun Rabiah Samal, Banggar menyampaikan tahapan-tahapan proses pembahasan yang telah dilalui, mulai dari penyampaian dokumen oleh Gubernur hingga penelaahan mendalam oleh seluruh fraksi di DPRD dan Badan Anggaran.

Proses tersebut dimulai pada 27 November 2025, saat Gubernur menyampaikan dokumen Raperda APBD 2026 dalam sidang paripurna.

“Selanjutnya, fraksi-fraksi melakukan pendalaman terhadap dokumen tersebut pada 27 dan 28 November, yang kemudian dirangkum dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM),” ujar Samal.

Pada 29 dan 30 November, lanjut Samal, Badan Anggaran menggelar rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mendengarkan penjelasan terkait dokumen tersebut, serta melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang menjadi perhatian.

Puncaknya, pada 30 November, DPRD menggelar sidang paripurna, untuk menyampaikan pendapat akhir dari fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD 2026, yang didahului dengan laporan dari Badan Anggaran.

Dalam laporan tersebut, Samal menegaskan, bahwa target pendapatan daerah tahun anggaran 2026 sebesar Rp 2,52 triliun harus diupayakan secara maksimal.

Pemerintah diminta untuk mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan, memperkuat koordinasi antar OPD dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta memperbaiki sistem pengelolaan pendapatan agar target dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Selain itu, Badan Anggaran juga menyoroti besarnya alokasi belanja daerah yang mencapai Rp 3,89 triliun. Mereka mengingatkan agar program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memperhatikan isu-isu strategis di Maluku, seperti kemiskinan, pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan aksesibilitas masyarakat.

“Tujuannya, agar pembangunan dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” kata dia.

Terkait pinjaman daerah sebesar Rp 1,5 triliun yang disetujui bersama oleh DPRD dan Pemerintah Daerah, Badan Anggaran menekankan pentingnya pendistribusian dana tersebut berdasarkan asas keadilan dan kebutuhan riil di 11 kabupaten/kota.

Dana tersebut harus diarahkan untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, air bersih, serta peningkatan pelayanan dasar yang mendukung kehidupan masyarakat.

“Demikian, laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Maluku ini menjadi dasar bagi seluruh elemen, untuk melangkah ke tahap berikutnya, demi mewujudkan Maluku yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tandas Samal.

Setelah melalui proses pembahasan yang panjang dan mendalam, seluruh anggota DPRD secara aklamasi menyetujui Raperda APBD 2026 untuk kemudian dikirim ke Kementerian Dalam Negeri, guna proses evaluasi sebelum diberlakukan secara resmi.

Tentang penulis

Banggar DPRD Tekankan Optimalisasi Pendapatan dan Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat 1 Screenshot 2026 05 06 14 21 33 406 com.whatsapp

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Post navigation

Previous: Gubernur Maluku Janjikan Terobosan dalam Pembangunan
Next: Pengamat Beberkan Akar Keretakan Hubungan Gubernur-Wagub Maluku

Related News

Screenshot_2026-03-04-11-24-25-751_com.android.chrome
  • Maluku

Watubun: Bentrok Pemuda Ancam Masa Depan Malra

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152~2
  • Maluku

Mony Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya Pukul Sapu Lidi

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152
  • Maluku

Reza Mony Usul Kapitan Tulukabessy Jadi Pahlawan Nasional

Q Sabtu, 28 Maret 2026

Berita lainnya

FB_IMG_1784377340596
  • Daerah

Wali Kota Nilai Rans Carnival Jadi Penggerak Ekonomi dan Etalase UMKM di Ambon

Q Sabtu, 18 Juli 2026
20260718_165244
Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura PBD menyalurkan bantuan Korban Kebakaran di Klademak ll kota sorong di Kelurahan Klaligi dan Kelurahan Malawei,(foto/Mar)
  • Metro

Wujud Solidaritas, Ikatan Alumni Hollandia Jayapura PBD Beri Bantuan Korban Kebakaran Klaligi Dan Malawei

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
20260717_212023
  • Metro

Gubernur Elisa Kambu : Gemira Harus kuat Sinergi Dan Dukung Pembangunan Di Papua Barat Daya 

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
20260717_212023
  • Daerah

Gubernur Elisa Kambu : Gemira harus Memperkuat Sinergi Dan Mendukung Pembangunan Di Papua Barat Daya 

Marni Sabtu, 18 Juli 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d