Skip to content
BeritaAktual.co

BeritaAktual.co

Terkini, Aktual, Jujur, Independen

Primary Menu
  • Beranda
  • Metro
  • Daerah
    • Maluku
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Nasional
  • Hukrim
  • Internasional
  • Ekbis
    • Ekonomi & Bisnis
  • Aktual
    • Aktual
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Peristiwa
  • Politik
  • Feature
    • Feature
    • OPINI
    • Pariwisata
    • Tekno
  • REDAKSI
  • TMMD

Beranda Beranda » Maluku

  • Maluku

SPBU Tepa Diduga Jadi Sarang Mafia BBM, Komisi II Minta Ditutup

Q Selasa, 2 Desember 2025 2 min read

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
IMG-20250612-WA0047

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny.

Bagikan berita ini
        

AMBON, BeritaAktual.co – Polemik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Babar mencapai titik nadir. Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Jhon Laipeny, lantang menyerukan penutupan sementara SPBU Tepa, milik pengusaha Martehen Luter, akibat dugaan praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

Tuduhan meliputi penimbunan, penyimpangan, dan penjualan BBM dengan harga selangit, jauh di atas ketetapan Pertamina.

“Masyarakat Tepa tercekik! Mereka dipaksa membeli dari pengecer, yang diduga kuat mendapat pasokan ilegal dari SPBU ini,” ujar Laipeny dengan nada geram kepada wartawan di Ambon, Selasa (2/12/2025).

Ia menjelaskan, praktik ini dilakukan dengan modus operandi yang beragam, mulai dari penggunaan pompa air untuk memindahkan BBM, penyimpanan di gudang-gudang pribadi yang tidak memenuhi standar keamanan, hingga penjualan kembali dengan harga yang mencekik leher.

“Harga pertalite resmi di SPBU seharusnya Rp12.800 per liter. Tapi, sore hari, masyarakat sudah harus merogoh kocek hingga Rp18.000 per liter. Bahkan, ada oknum yang tega menjual 33 liter dengan harga Rp500 ribu! Ini jelas perampokan terselubung!,” ungkap dia.

Tak hanya itu, Laipeny menyoroti temuan 15 hingga 20 drum BBM, yang disembunyikan di sebuah gudang ilegal dekat pantai.

“Ini bukan fasilitas Pertamina! Ini jelas pelanggaran! Masyarakat pulau kecil sangat bergantung pada BBM, apalagi saat musim angin barat yang sering mengganggu distribusi. Praktik ini sangat keji,” kata Laipeny kesal.

Kebijakan SPBU Tepa yang hanya melayani pembelian BBM mulai pukul 09.00 WIT juga tak luput dari kritikan pedas Laipeny.

“Alasan apa SPBU baru buka jam segitu? Masyarakat butuh BBM sejak pagi untuk melaut, bertani, dan beraktivitas lainnya. Ini jelas menghambat perekonomian masyarakat,” ujar dia.

Olehnya itu, Laipeny mendesak Pertamina dan pemerintah daerah untuk bertindak cepat dan tegas.

“Saya beri waktu! Jika tidak ada tindakan nyata, saya sendiri yang akan turun ke lapangan. Saya akan buktikan semua ini! Masyarakat sudah terlalu lama menderita,” ancamnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Sales Branch Manager Maluku II Pertamina, Yasudah, berjanji akan segera melakukan investigasi mendalam.

“Kami akan cek langsung ke lapangan, untuk mencari tahu kebenaran informasi ini. Kami juga akan selidiki alasan pembatasan pembelian BBM, yang dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.

Kasus SPBU Tepa ini menjadi tamparan keras bagi Pertamina dan pemerintah daerah. Masyarakat Pulau Babar berharap, keadilan segera ditegakkan, dan praktik-praktik ilegal yang merugikan mereka dapat segera dihentikan.

Tentang penulis

SPBU Tepa Diduga Jadi Sarang Mafia BBM, Komisi II Minta Ditutup 2 avatar user 22 1768114604

Q

See author's posts

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Continue Reading

Previous: Satgas Diterjunkan Berantas Penambangan Ilegal di Gunung Botak dalam Dua Pekan
Next: Miliki Kinerja yang Baik, Kota Ambon Sabet Sutami Award 2025

Related News

Screenshot_2026-03-04-11-24-25-751_com.android.chrome
2 min read
  • Maluku

Watubun: Bentrok Pemuda Ancam Masa Depan Malra

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152~2
2 min read
  • Maluku

Mony Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya Pukul Sapu Lidi

Q Senin, 30 Maret 2026
IMG_20260328_140131_138-1536x1152
2 min read
  • Maluku

Reza Mony Usul Kapitan Tulukabessy Jadi Pahlawan Nasional

Q Sabtu, 28 Maret 2026

Berita lainnya

Screenshot_2026-03-05-19-41-20-943_com.android.chrome
3 min read
  • Daerah

Lewerissa Dorong Penataan Ulang Kawasan Rawan Bencana di Ambon

Q Jumat, 1 Mei 2026
Screenshot_2026-05-01-10-12-23-431_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Pattimahu: Hari Buruh Jadi Momentum Perjuangan dan Solidaritas

Q Jumat, 1 Mei 2026
IMG-20260428-WA0061
2 min read
  • Migas

Pertamina Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Paket Sembako, Masyarakat Prasejahtera di Wayame  

Marni Kamis, 30 April 2026
Screenshot_2026-04-30-18-03-51-311_com.android.chrome
2 min read
  • Daerah

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Wahai Gandeng TNI Lakukan Razia Blok Hunian

Q Kamis, 30 April 2026
Copyright ©2025 | BeritaAktual.co | All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d