
Program Perling, yang kembali digencarkan Lapas Wahai, Selasa (2/12/2025).
AMBON, BeritaAktual.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali menegaskan komitmennya, dalam memenuhi hak dasar kesehatan bagi warga binaan, melalui pengintensifan Program Perawatan Keliling (Perling).
Kegiatan ini kembali digencarkan pada Selasa (2/12/2025), dengan tujuan untuk memastikan akses kesehatan yang merata dan memadai bagi seluruh warga binaan, langsung ke blok dan kamar hunian mereka.
Program Perling ini melibatkan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif oleh Perawat Lapas, Fitri Rianti. Pemeriksaan meliputi pengecekan tensi darah, evaluasi kondisi pernapasan, serta identifikasi gejala penyakit ringan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan, bahwa beberapa Warga Binaan mengalami tekanan darah tinggi, yang disebabkan oleh pola tidur yang kurang baik. Selain itu, sejumlah Warga Binaan juga mengeluhkan gejala flu yang dipicu oleh perubahan cuaca yang tidak menentu.
“Warga Binaan yang teridentifikasi mengalami gangguan kesehatan telah diberikan obat-obatan, sesuai dengan kebutuhan medis mereka. Selain itu, kami juga memberikan imbauan mengenai pentingnya istirahat yang cukup, edukasi tentang cara penanganan gejala flu, serta mendorong peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat untuk menjaga kebersihan lingkungan hunian,” ungkap Fitri Rianti.
Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw menekankan, bahwa Program Perling merupakan bagian integral dari upaya pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga binaan, khususnya dalam hal pemenuhan hak kesehatan.
“Kami tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi yang berkelanjutan. Kami menemukan banyak warga binaan yang mengalami peningkatan tekanan darah karena kebiasaan begadang. Selain itu, ada juga yang mengalami flu akibat perubahan cuaca. Edukasi kesehatan ini selalu kami sampaikan agar mereka lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka sendiri,” jelasnya.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya menyampaikan apresiasi yang tinggi, terhadap kinerja tim kesehatan yang terus bergerak aktif, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan.
“Program Perling ini adalah salah satu langkah nyata kami, untuk memastikan bahwa seluruh warga Blbinaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, karena hal tersebut merupakan bagian dari hak asasi manusia. Pemeriksaan dari kamar ke kamar seperti ini sangat penting, agar kondisi kesehatan mereka dapat terpantau secara langsung, dan dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan Program Perling secara intensif dan berkelanjutan, Lapas Wahai berupaya memastikan terpenuhinya hak kesehatan seluruh warga binaan.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan kondusif bagi pelaksanaan program pembinaan, demi tercapainya tujuan utama dari sistem Pemasyarakatan.
Dengan pendekatan ini, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup warga binaan, dan menciptakan lingkungan yang mendukung rehabilitasi serta reintegrasi sosial yang sukses.





