
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Foto-Ist/BA
AMBON, BeritaAktual.co – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ambon pada tahun 2025 telah berhasil mencapai angka Rp 214,9 miliar.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, dalam meningkatkan penerimaan daerah, yang didorong terutama oleh percepatan program digitalisasi perpajakan, dan peningkatan intensitas pengawasan terhadap seluruh transaksi usaha di wilayah Kota Ambon.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan rasa bangganya, atas pencapaian PAD yang menunjukkan tren positif dalam perekonomian daerah.
“Angka Rp 214,9 miliar ini bukan hanya angka belaka, melainkan refleksi dari kerja sama yang baik antara Pemkot Ambon, dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya para wajib pajak dan pelaku usaha,” ujar Wali Kota, saat dihubungi dari Ambon, Selasa (13/1/2026).
Menurut Bodewin, digitalisasi sistem perpajakan yang mulai diimplementasikan sejak awal tahun 2025,telah membawa perubahan signifikan.
Sistem yang lebih terintegrasi memungkinkan proses pelaporan dan pembayaran pajak menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan bagi seluruh wajib pajak.
“Kita telah menyederhanakan prosedur, dan menghadirkan berbagai kanal pembayaran yang praktis, baik melalui platform daring maupun titik layanan, yang tersebar di berbagai kecamatan,” jelasnya.
Selain digitalisasi, lanjut Wali Kota, pihaknya juga telah meningkatkan upaya pengawasan dan pemantauan terhadap transaksi usaha di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa, hingga Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Dia menyebut, tim khusus telah dibentuk untuk melakukan verifikasi data, dan memastikan setiap aktivitas ekonomi yang berjalan di Kota Ambon tercatat dengan benar, dan memberikan kontribusi yang layak bagi kas daerah.
“Pengawasan yang lebih ketat tidak bertujuan untuk memberatkan pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan kesempatan yang sama dan suasana usaha yang sehat,” tegas Wali Kota.
Ia menambahkan, setiap hasil yang diperoleh dari PAD akan digunakan seoptimal mungkin untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta program-program kemasyarakatan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Ambon.
“Kita akan terus melakukan inovasi, dan penyempurnaan sistem, untuk menjaga pertumbuhan PAD yang berkelanjutan di tahun mendatang,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, pihaknya juga berkomitmen, untuk terus memberikan edukasi, dan pendampingan kepada para wajib pajak dan pelaku usaha mengenai pentingnya kontribusi mereka dalam pembangunan daerah.
“Kita akan menghadirkan berbagai program pendampingan dan pelatihan, agar para pelaku usaha dapat mengelola keuangan dan kewajiban perpajakan dengan lebih baik,” pungkas Bodewin.






